BERITA TERKINI
Video Menu MBG di SMAN 1 Cigemblong Lebak Viral, Guru Soroti Telur dan Jagung Disajikan Mentah

Video Menu MBG di SMAN 1 Cigemblong Lebak Viral, Guru Soroti Telur dan Jagung Disajikan Mentah

LEBAK — Sebuah video yang menampilkan paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, menjadi perbincangan luas di media sosial. Video tersebut disorot karena memperlihatkan makanan yang dinilai belum layak dikonsumsi siswa.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 32 detik itu, tampak seorang guru memecahkan telur yang masih mentah dari dalam paket MBG. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk protes terhadap kualitas makanan yang dianggap tidak memenuhi standar kelayakan.

Berdasarkan isi video, menu MBG yang diterima siswa berisi satu butir telur mentah, empat potong jagung mentah, tiga buah lengkeng, satu kotak susu, serta satu potong tahu yang sudah matang. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan konsumsi serta proses pengolahan dan penyajian makanan.

Dalam video, guru tersebut mempertanyakan kesiapan penyelenggara MBG dalam menyediakan makanan siap santap bagi siswa. “Ini adalah menu MBG di SMA Negeri 1 Cigemblong, telurnya mentah, jagungnya mentah, masa kita harus masak sendiri, siswa harus masak sendiri di sekolah, dimana kompornya,” ujar guru itu.

Ia juga menilai pelaksanaan program MBG di sekolahnya tidak berjalan sebagaimana mestinya, serta menyoroti kualitas menu yang diterima siswa dalam beberapa hari terakhir. “Ngarang MBG nya inimah, harus ditutup MBG nya tidak bener ini caranya. Kemarin menu MBG asam, sekarang menu MBG mentah, ngaco ya,” katanya.

Viralnya video tersebut memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah pihak mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG agar tujuan peningkatan gizi siswa dapat tercapai.

Menanggapi hal itu, Kepala Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG BGN) Kabupaten Lebak, Asep Royani, membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026. “Siap betul pak, sudah kami tindaklanjuti juga, Ka SPPG nya,” kata Asep.

Ia menambahkan, pihak dapur MBG telah berkoordinasi dengan BGN Kabupaten Lebak untuk menindaklanjuti temuan tersebut. “Sudah memberikan konfirmasi terkait hal tersebut,” tandasnya.