Aktris Ussy Sulistiawaty mengumumkan rencananya menutup bisnis kuliner Nasi Bejeg Wijaya yang baru dibuka pada 2024. Keputusan itu, kata Ussy, diambil setelah muncul masalah internal yang ia nilai cukup berat dan harus diselesaikan dengan penutupan usaha.
“Dengan sangat menyesal, Nasi Bejeg Wijaya akan segera kita tutup dalam waktu dekat,” ujar Ussy melalui media sosialnya, dikutip Minggu (5/7/2026). Ia menegaskan, “Dengan masalah internal yang menurutku cukup berat, yang harus diselesaikan dengan cara ditutup.”
Ussy menyebut keputusan tersebut tidak mudah. Ia mengaku ada beberapa kejadian yang mendorongnya sampai pada pilihan menutup bisnis yang dibangunnya. “Ketika aku ambil keputusan ini, ini bukan keputusan gampang buat aku,” katanya.
Salah satu hal yang menjadi sumber kekecewaannya adalah adanya oknum yang disebut melakukan transaksi di belakang nama Nasi Bejeg Wijaya. Ussy mengatakan baru mengetahui hal itu setelah salah satu oknum berinisial E kabur membawa uang.
Ussy juga menyinggung adanya oknum kedua yang diduga melakukan kerja sama “under table” terkait Nasi Bejeg. Ia mempertanyakan alasan oknum tersebut mengikuti arahan E untuk tidak melaporkan kerja sama itu kepada dirinya maupun pemilik lain. “Oknum kedua ini melakukan kerjasama under table Nasi Bejeg. Kenapa disuruh sama si E enggak usah ngomong sama Ussy, (enggak usah ngomong) sama owner lain, dia nurut?” ujar Ussy.
Menurut Ussy, jika kerja sama itu menghasilkan keuntungan dan tidak terbongkar, pihaknya tidak akan mengetahui apa pun. Namun, ketika E kabur, uang pihak terkait disebut ikut tersangkut. “Kalau ini ada untung, kamu yang dapet, karena ini diem-diem. Ketika begini, karena si E kabur, uangmu kesangkut. Kalau enggak kebongkar, kamu dapat keuntungan itu, kami enggak tahu apa-apa,” lanjutnya.
Selain itu, Ussy mengaku kecewa karena ada oknum ketiga yang dinilainya memutar balik cerita, sehingga terkesan oknum kedua hanyalah korban dari sikap keras kepalanya. “Dengan versimu, seakan-akan di sini aku penjahatnya. Aku keras hati, hanya karena masalah pinjam meminjam, aku mau menutup Nasi Bejeg Wijaya,” ucap Ussy. Ia menegaskan, “Enggak begitu ceritanya. Ini adalah kekecewaan dari aku.”
Ussy mengatakan pada awalnya ia ingin menutup Nasi Bejeg Wijaya secara tenang dan tanpa banyak sorotan. Namun, karena cerita yang menurutnya diputar balik, ia merasa perlu meluruskan agar persoalan tidak semakin rumit.
Meski berat, Ussy menyebut penutupan ini sebagai langkah terbaik. Ia menekankan bisnis tersebut dibangun dari dapur rumah dengan kesungguhan. “Nasi Bejeg Wijaya dibangun dengan rasa cinta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan adanya kesepakatan agar tidak ada pemilik yang tetap menjual Nasi Bejeg dengan menu-menu yang sama. “Kita berpikir, biar adil, tidak boleh ada owner yang menjual Nasi Bejeg lagi dengan menu-menu yang sama,” kata Ussy.
Di akhir pernyataannya, Ussy menyampaikan pesan agar tidak mendahulukan uang di atas segalanya. “Uang memang kita perlukan, tapi uang bukan segalanya,” ucapnya. Ia menambahkan, “Jangan pernah korbankan persaudaraan hanya karena uang.”

