SOLO — Research Group Desain Media, Program Studi D-4 Desain Media Digital, Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Optimalisasi Bisnis Kuliner UMKM Kampung Wisata Batik Kauman Melalui Pelatihan Foto Video dan Google Gemini untuk Destinasi Branding Kampung Kuliner Halal”.
Ketua kegiatan, Hermansyah Muttaqin, mengatakan pelatihan tersebut berfokus pada fotografi, videografi, serta pengenalan Google Gemini untuk mendukung destination branding “Kampung Kuliner Halal”. Kegiatan ini diikuti 30 pelaku UMKM kuliner di Kampung Kauman.
Pelatihan berlangsung di WESJA Indonesia lantai 2, Jalan Wijaya Kusuma No. 17 Kauman, pada 2 Juni 2026. Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Gunawan Setiawan, Sekretaris Agus Abdul Mukhid, Ketua Industri Kecil dan Menengah Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Muhammad Soim, Ketua Koperasi Syarikat Dagang Kauman Muhammad Yuli, serta Lurah Kauman Indrijanto Agoes Noegroho.
Narasumber pelatihan fotografi dan videografi adalah Muhammad Daffa Al Fayyadh, A.Md. Ds., yang berprofesi sebagai praktisi fotografer dan videografer. Sementara pengenalan Google Gemini disampaikan oleh Sigied Himawan Yudhanto, S.Sn, M.Sn, dosen Program Studi D-4 Desain Media Digital Sekolah Vokasi UNS.
Hermansyah menuturkan Kauman merupakan salah satu kampung tertua di pusat Kota Solo yang memiliki warisan budaya dan kuliner tradisional. Berada di dekat Keraton Kasunanan, Kauman dikenal sebagai pusat aktivitas religi, kerajinan batik tradisional, serta rumah makan keluarga yang mempertahankan resep turun-temurun.
Menurutnya, pengembangan Kauman sebagai destinasi kampung kuliner halal diarahkan untuk menonjolkan keaslian cita rasa Solo, mulai dari gudeg, sate, hingga kue tradisional, disertai jaminan sertifikasi halal. Selain itu, konsep tersebut juga mencakup pengalaman lintas budaya seperti wisata religi, workshop kuliner, dan bazar, serta rute kuliner yang ramah pejalan kaki.
“Dengan pendekatan pelestarian budaya, pemasaran digital yang menargetkan wisatawan lokal dan internasional, serta keterlibatan pelaku UMKM setempat, Kauman berpotensi menjadi pusat gastronomi halal yang autentik dan berkelanjutan di Solo,” kata Hermansyah.

