BERITA TERKINI
Unira Gelar Festival Rujak Corek dan Jajanan Pasar pada Dies Natalis ke-48

Unira Gelar Festival Rujak Corek dan Jajanan Pasar pada Dies Natalis ke-48

Universitas Madura (Unira) menggelar Festival Rujak Corek dan Jajanan Pasar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-48. Kegiatan yang berlangsung di Pamekasan pada Minggu (17/05/2026) ini menjadi bagian dari upaya kampus mengangkat kearifan lokal sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat berbasis kuliner tradisional.

Rektor Unira, Dr. Drs. Ec. H. Gazali, M.M., mengatakan festival tersebut merupakan langkah awal untuk mengenalkan kembali dan melestarikan kuliner tradisional yang dinilai mulai jarang diketahui masyarakat luas. Ia menyebutkan, karena masih tahap awal, partisipasi dan pengetahuan publik terhadap kegiatan ini belum merata.

“Karena ini masih awal, mungkin masyarakat masih belum banyak yang tahu. Sebenarnya maunya ini diikuti sebanyak-banyaknya dan kegiatan ini memang dilombakan,” ujar Gazali di sela acara.

Gazali menjelaskan, festival ini berangkat dari tema besar Dies Natalis ke-48 Unira yang menegaskan posisi Unira sebagai “Kampus Teduh”. Istilah “Teduh” merupakan akronim dari Teladan, Elaboratif, Dedikatif, Unggul, dan Humanis.

Selain itu, kegiatan tersebut disebut sebagai implementasi Pokok Dasar Ilmiah Unira, khususnya pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi lokal melalui ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni yang berbasis kearifan lokal.

Menurutnya, rujak corek dan jajanan pasar dipilih sebagai titik awal untuk mengangkat keunikan ekonomi lokal. Ia menilai Madura memiliki beragam kuliner yang populer, seperti sate dan kaldu, namun kampus memulai dari rujak corek dan jajanan pasar dalam festival kali ini.

Gazali juga menekankan pentingnya memperkuat sektor informal, termasuk UMKM, yang dinilai tangguh saat menghadapi krisis ekonomi global. Melalui festival ini, Unira berharap dapat memicu dan membantu pengembangan ekonomi masyarakat lokal di tengah situasi krisis global yang dirasakan saat ini.

Ke depan, Unira menargetkan kegiatan serupa dapat digelar dengan skala lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta. Festival ini juga diharapkan dapat menjadi wadah riset untuk memetakan potensi ekonomi daerah yang perlu dikembangkan.