BANJARMASIN — UMKM kuliner di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin menghadirkan sejumlah menu makanan, mulai dari ayam tepung, telur masak habang, hingga mi habang, pada Senin (12/10). Sajian tersebut menjadi bagian dari pengembangan kegiatan usaha kuliner yang ditujukan untuk mendukung produktivitas serta pembinaan kemandirian di lingkungan lapas.
Menu yang disajikan memadukan ayam tepung bercita rasa gurih dengan kuliner khas Banjar, seperti telur masak habang dan mi habang. Pengembangan produk kuliner ini disebut sebagai peluang untuk mengenalkan sajian yang dekat dengan selera masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan keterampilan di bidang kuliner memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang usaha yang bermanfaat bagi warga binaan.
“Kami mendorong pengembangan keterampilan yang memiliki peluang untuk diterapkan di masyarakat, termasuk di bidang kuliner. Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan dapat belajar mengolah makanan, menjaga kualitas produk, dan memahami potensi usaha sebagai bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Akhmad.
Melalui pengembangan UMKM kuliner, Lapas Banjarmasin menyatakan terus mendorong kegiatan produktif untuk mengasah keterampilan pengolahan makanan sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sebagai bekal warga binaan saat kembali ke masyarakat.