BERITA TERKINI
UMKM Kue Tradisional Minahasa Berkembang di Destinasi Wisata Kuliner Kawangkoan Ba’ombong

UMKM Kue Tradisional Minahasa Berkembang di Destinasi Wisata Kuliner Kawangkoan Ba’ombong

Kawasan destinasi wisata kuliner Kawangkoan Ba’ombong di Kabupaten Minahasa menjadi ruang tumbuh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya penjual kue tradisional Minahasa.

Salah satu pelaku UMKM, Leo Sayer, menyampaikan rasa syukur atas keberadaan kawasan tersebut yang dinilainya membantu meningkatkan usaha kuliner yang telah lama ia jalankan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Kawangkoan serta pengurus BUMDesMa yang memberi kesempatan pelaku usaha untuk berjualan dan mengembangkan usaha di lokasi itu.

Leo menjelaskan, setiap malam ia menawarkan beragam kue tradisional khas Minahasa kepada pengunjung. Jenis yang dijual antara lain kue cucur, kue kelapa, waji, podeng, dan aneka kue tradisional lainnya yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Selain menjadi wadah pelestarian kuliner lokal, aktivitas usaha di kawasan tersebut juga memberi dampak ekonomi. Leo menyebut pendapatan bersih yang ia peroleh setiap malam berkisar Rp350 ribu hingga Rp400 ribu. Menurutnya, usaha ini juga membuka lapangan kerja bagi anak-anak muda di sekitar.

Meski demikian, Leo mengaku masih mengandalkan modal pribadi untuk menjalankan usahanya. Ia menyatakan belum pernah memperoleh bantuan permodalan dari perbankan maupun lembaga keuangan milik pemerintah.

Keberadaan kawasan wisata kuliner Kawangkoan Ba’ombong diharapkan terus berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM di daerah.