Kehadiran cicak di rumah kerap sulit dihindari. Hewan ini dapat masuk melalui celah sempit seperti ventilasi, pipa, atau sela jendela. Kemunculannya yang tiba-tiba sering membuat penghuni rumah terkejut, sementara kotorannya bisa membuat kondisi rumah terasa kurang higienis. Jika tidak segera dibersihkan, kotoran cicak dapat mengeras dan menjadi lebih sulit dihilangkan.
Selama ini, salah satu cara yang umum dipakai untuk mengatasi cicak adalah menggunakan perangkap, baik yang dibeli di pasaran maupun dibuat sendiri. Namun, bagi sebagian orang, penggunaan perangkap dianggap merepotkan.
Alternatif lain dibagikan pengguna Instagram @mikapratisha. Ia memperagakan cara mengusir cicak tanpa membunuhnya, cukup dengan dua bahan dapur. “Ini tidak membunuh cicak, hanya untuk mengusir,” ujarnya seperti dikutip BrilioFood, Rabu (18/12).
Dalam praktiknya, siapkan wadah berisi 200 ml air. Lalu, larutkan sabun cuci piring dan cuka dengan takaran masing-masing 2 sendok makan. Aduk hingga tercampur rata, kemudian pindahkan larutan ke botol semprot. Campuran ini dapat disemprotkan langsung ke cicak atau ke area yang sering didatangi cicak.
Selain semprotan, ia juga membagikan trik untuk cicak yang bersembunyi di sudut-sudut rumah. Caranya, siapkan mangkuk kecil lalu isi dengan cuka, cengkeh, dan serai secukupnya. Mangkuk tersebut diletakkan di sudut dekat lokasi cicak bersembunyi. Menurutnya, cicak akan pergi dengan sendirinya karena tidak menyukai aroma campuran itu.
Unggahan tersebut juga memantik diskusi warganet di kolom komentar. Sejumlah pengguna menanyakan apakah cara itu berlaku untuk tokek, apakah bau cuka akan mengganggu, hingga berapa lama metode tersebut dapat bertahan. Pemilik akun menjawab, ia biasanya menyemprot dua minggu sekali, sedangkan campuran di wadah diganti sekitar satu minggu. Jika cicak sudah tidak ada, ia mengaku tidak lagi menggunakannya.
Di luar cara tersebut, ada beberapa langkah lain yang disebut dapat membantu mengurangi keberadaan cicak di rumah. Di antaranya membersihkan rumah secara teratur, menutup lubang dan celah di dinding atau pintu-jendela, menggunakan penolak alami seperti cengkeh, bawang putih, atau daun mint, serta memasang perekat serangga di area yang sering dilalui cicak. Pengaturan pencahayaan agar tidak terlalu terang di malam hari dan memastikan tidak ada kebocoran atau genangan air juga disebut dapat membantu, mengingat cicak menyukai lingkungan lembap. Jika masalah dianggap parah, penggunaan pestisida bisa dipertimbangkan dengan tetap mengikuti petunjuk pemakaian.

