Tribun Network menggelar kampanye bertajuk Mantra (Masakan Nusantara) untuk menggali sekaligus menampilkan kekayaan kuliner Indonesia yang lahir dari tradisi dan kearifan lokal. Program ini menyoroti warisan rasa yang terbentuk dari resep turun-temurun serta praktik keseharian masyarakat di berbagai daerah.
Dalam penjelasannya, Mantra memotret bagaimana kearifan lokal hadir melalui cara hidup sehari-hari, termasuk pemanfaatan alam sekitar untuk menciptakan cita rasa khas. Nilai-nilai tersebut tercermin, antara lain, dari penggunaan sabut kelapa sebagai alat pembakaran hingga pemakaian dedaunan seperti daun pisang, kelapa, maupun palem sebagai pengganti piring. Kampanye ini juga menyinggung peran rempah-rempah yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan memiliki jejak historis dalam perjalanan Indonesia.
Mantra dikemas sebagai rangkaian konten yang melibatkan masyarakat setempat. Perjalanan program ini disebut dimulai dari sisi barat Indonesia dan menghadirkan representasi cerita kuliner dari tujuh pulau besar, yakni Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Bali & Nusa Tenggara, Maluku, serta Papua.
Berbasis foodgraphic, konten Mantra menampilkan visual kuliner Nusantara dari berbagai daerah yang disertai kisah historis, faktual, hingga asal-usulnya. Melalui format ilustratif tersebut, Mantra berupaya mengulas perjalanan sebuah kuliner dan bagaimana makanan dapat menjelma menjadi identitas suatu daerah.
Selain konten, Tribun Network juga mengajak warga lokal berpartisipasi dalam kompetisi memasak secara daring. Kompetisi ini mengusung format “cook and tell”, yakni peserta bercerita sambil memasak kuliner lokal kebanggaan mereka, sekaligus berbagi pengalaman dan resep yang dapat dicoba masyarakat luas.
Kampanye Mantra telah bergulir sejak Maret 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga September 2026. Program ini disebut hadir serentak di lebih dari 48 platform media sosial Tribun Network, menjangkau berbagai wilayah Indonesia dari barat hingga timur.

