Tren bertajuk “London Bridge Palembang” belakangan ramai di media sosial dan menarik perhatian anak muda. Jembatan Ampera, ikon Kota Palembang, kembali menjadi sorotan setelah banyak pengguna menjadikannya latar pembuatan konten, terutama pada malam hari.
Fenomena ini muncul dari tren di media sosial, khususnya TikTok, ketika anak muda merekam atau berfoto dengan latar Jembatan Ampera pada malam hari. Sebutan “London Bridge” digunakan karena suasana di sekitar jembatan yang diterangi lampu kota, ditambah lalu-lalang kendaraan, dinilai menghadirkan nuansa kota besar seperti London.
Respons publik terhadap tren tersebut beragam. Di satu sisi, meningkatnya aktivitas di kawasan Ampera dinilai memberi dampak positif karena area menjadi lebih hidup dan ramai dikunjungi. Sejumlah warga juga disebut baru tertarik datang untuk berfoto setelah tren ini viral.
Namun, keramaian yang meningkat turut memunculkan kekhawatiran. Sejumlah hal yang disorot antara lain potensi kemacetan, aspek keamanan, serta kebersihan area publik apabila tidak dikelola dengan baik.
Tren “London Bridge Palembang” menunjukkan pengaruh media sosial dalam mengangkat kembali ikon lokal menjadi pusat perhatian. Jika diimbangi dengan kesadaran menjaga ketertiban dan kebersihan, fenomena ini dinilai dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan wisata kota secara lebih luas.

