BERITA TERKINI
Tren Kopi Dicampur Minyak Wijen dari Jepang Bikin Warganet Penasaran

Tren Kopi Dicampur Minyak Wijen dari Jepang Bikin Warganet Penasaran

Tren makanan dan minuman terus bermunculan dan cepat menyebar melalui media sosial. Kali ini, perhatian warganet tertuju pada cara menikmati kopi yang tidak biasa, yakni menambahkan minyak wijen ke dalam minuman tersebut.

Tren ini disebut berasal dari Jepang. Ide tersebut berawal dari usulan sebuah perusahaan minyak wijen yang memperkenalkan cara baru menikmati kopi pagi dengan menambahkan minyak wijen murni, alih-alih bahan tambahan yang lazim digunakan.

Meski terdengar tidak umum karena minyak wijen identik dengan masakan bercita rasa gurih, tren ini memicu rasa penasaran. Sejumlah warganet Indonesia pun ikut mencoba, salah satunya konten kreator kuliner melalui akun TikTok @sibungbung.

Dalam video yang diunggah, ia menyiapkan segelas kopi susu dan sebotol minyak wijen yang dibeli di pasaran. Ia lalu menuangkan beberapa tetes minyak wijen ke dalam kopi. Setelah itu, minuman tersebut diaduk menggunakan sedotan.

Namun, hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Minyak wijen tampak mengambang di permukaan dan tidak menyatu dengan kopi. “Ini mah nggak nyatu, guys. Ngambang-ngambang di atas minyaknya,” ujarnya dalam video tersebut.

Meski demikian, ia tetap mencicipinya. Menurutnya, rasa kopi susu tidak banyak berubah, hanya meninggalkan aroma minyak wijen di akhir. “Rasa kopinya tetap ada, sih, guys. Cuma ada bau minyak wijennya sedikit,” katanya.

Merasa belum puas, ia menambahkan lagi minyak wijen ke dalam kopi. Ia menyebut aroma smokey menjadi lebih terasa, tetapi ia tidak merekomendasikan tren tersebut untuk dicoba karena menurutnya rasanya cenderung aneh dan berisiko membuat kopi terbuang.

Di sisi lain, unggahan itu memancing beragam respons warganet. Sejumlah pengguna mengaku tetap penasaran dan bertanya soal rasa campuran kopi dan minyak wijen. Ada pula komentar yang menyebut minyak wijen dalam jumlah sangat sedikit bisa memberi aroma kacang (nutty), tetapi jika terlalu banyak justru membuat aromanya terasa janggal.