Tren diet dengan mengandalkan minuman americano atau kopi hitam tanpa gula belakangan ramai dilakukan, terutama oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Informasi yang beredar menyebutkan, mengonsumsi americano dapat membantu menekan rasa lapar selama menjalani diet.
Dosen sekaligus Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Rizki Nurmalya Kardina, mengatakan kopi memang dapat dimanfaatkan dalam program diet, namun tetap perlu berdasarkan saran dokter.
Menurutnya, kandungan kafein dalam kopi dapat membantu menekan atau menahan rasa lapar. Selain itu, rendahnya kalori pada kopi hitam tanpa gula juga menjadi pertimbangan bagi sebagian orang yang sedang berupaya menurunkan berat badan.
Perlu diimbangi pola makan dan olahraga
Rizki menjelaskan, diet dengan kopi boleh dilakukan, tetapi harus disertai pola hidup seimbang, termasuk menjaga asupan makanan dan tetap berolahraga.
Ia menambahkan, penurunan berat badan bisa saja terjadi ketika seseorang hanya mengonsumsi kopi, salah satunya karena adanya proses pengeluaran urine. Namun, hasilnya dinilai tidak akan signifikan dibandingkan jika dibarengi pola makan sehat dan aktivitas fisik.
Waktu konsumsi dan batasan
Rizki juga menyarankan americano diminum pada pagi hari. Ia menyebut, satu gelas kopi di pagi hari umumnya berfungsi untuk meningkatkan energi.
Namun, ia mengingatkan agar tidak mengonsumsi kopi lebih dari satu gelas dalam sehari. Menurutnya, konsumsi berlebihan dapat mengikat kalsium dan besi dalam tubuh.
- Americano atau kopi hitam tanpa gula dinilai rendah kalori dan kafeinnya dapat menahan lapar.
- Diet kopi sebaiknya disertai pola makan sehat dan olahraga agar hasil lebih signifikan.
- Disarankan diminum pada pagi hari dan tidak lebih dari satu gelas per hari.

