Tren Diet 90-30-50 Viral di Media Sosial, Tekankan Protein, Serat, dan Lemak Sehat

Tren Diet 90-30-50 Viral di Media Sosial, Tekankan Protein, Serat, dan Lemak Sehat

Sebuah tren diet bertajuk 90-30-50 ramai dibicarakan di media sosial. Pola makan ini menekankan kombinasi asupan harian berdasarkan makronutrien tertentu dan disebut dapat membantu menurunkan berat badan hingga 8 kilogram.

Diet 90-30-50 dipopulerkan oleh influencer TikTok sekaligus ahli diet asal Amerika Serikat, Courtney Kassis. Dalam videonya, ia menjelaskan bahwa metode ini berfokus pada pengaturan pola makan terstruktur dengan target asupan harian 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak.

Courtney mengungkapkan ia berhasil menurunkan berat badan 8 kilogram setelah menjalani diet tersebut. Ia menyebut berat badannya turun dari 58 kilogram menjadi 50 kilogram, serta persentase lemak tubuhnya berkurang 2.

Menurut Courtney, protein memiliki peran penting dalam menjaga metabolisme dan kestabilan tubuh. “Tanpa protein, metabolisme melambat, gula darah turun, yang berujung pada keinginan ngemil. Kita jadi selalu merasa lelah. Hormon tidak seimbang. Hal ini meningkatkan risiko terkena penyakit kronis,” ujarnya, dikutip dari Womens Health, Selasa (10/12/24).

Ia juga mengatakan metode diet ini ia sarankan kepada kliennya yang mengidap PCOS dan diabetes. Setelah menjalani diet 90-30-50, ia menyebut kondisi mereka membaik.

Meski demikian, hasil diet dapat berbeda pada tiap orang, bergantung pada kondisi kesehatan serta metabolisme masing-masing. Dalam tren diet ini, sejumlah jenis makanan yang dianjurkan meliputi:

Rekomendasi Makanan dalam Diet 90-30-50

  • Protein sehat: daging hewani tanpa lemak, protein shake, yoghurt, dan keju cottage.
  • Sumber serat: sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian.
  • Lemak sehat: minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan.