TP PKK Kabupaten Mimika mengintensifkan upaya penurunan stunting di wilayah pesisir melalui kunjungan kerja ke Distrik Amar, Senin (11/05/2026). Kegiatan ini dipimpin Ketua TP PKK Mimika Susana S. Herawati Rettob, didampingi Wakil Ketua Periana Kula Kemong dan Ketua Pokja IV Alice Irene Wanma.
Berpusat di Puskesmas Amar, agenda kunjungan difokuskan pada penguatan program kesehatan ibu dan anak serta percepatan penanggulangan stunting tahun 2026. Berdasarkan data kesehatan setempat, sasaran utama pelayanan kesehatan di Distrik Amar meliputi 14 ibu hamil serta 175 bayi dan balita.
Selain menyampaikan edukasi, TP PKK juga melakukan intervensi gizi langsung dengan menyalurkan bantuan makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi. Bantuan tersebut antara lain kacang hijau dan telur sebagai sumber protein, serta suplemen Super Green Food (SGF) yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lansia.
Ketua Pokja IV TP PKK Mimika, Alice Irene Wanma, menekankan pentingnya konsistensi pola asuh dan pola makan di tingkat keluarga sebagai kunci pencegahan stunting. Ia menyatakan stunting dapat dicegah melalui pemenuhan gizi seimbang sejak dini dan penerapan pola hidup sehat di dalam rumah tangga.
TP PKK juga mengajak warga Distrik Amar untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Warga diimbau menanam sayuran menggunakan wadah sederhana agar sumber vitamin lebih mudah diakses.
Untuk langkah pencegahan lanjutan, TP PKK menyampaikan rencana menghadirkan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil pada kunjungan berikutnya. Layanan ini ditujukan untuk memantau pertumbuhan janin secara lebih akurat serta mendeteksi dini potensi risiko kesehatan pada ibu dan calon bayi.
Dalam kesempatan itu, TP PKK mengapresiasi kesadaran kesehatan warga Distrik Amar, terutama kedisiplinan ibu hamil yang rutin memeriksakan kandungan di fasilitas kesehatan meski wilayah tersebut jauh dari pusat kota. TP PKK berharap perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak terus ditingkatkan agar angka stunting dapat ditekan.

