Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi menggelar Pertemuan Penguatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) pada Rabu (6/5) pagi. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Dalduk KBP3A.
Pertemuan ini dihadiri Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong percepatan penanganan stunting di wilayah Kota Sukabumi. Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Ranty menekankan pentingnya optimalisasi program DASHAT di setiap kecamatan dan kelurahan.
Menurut Ranty, DASHAT merupakan upaya nyata untuk mengatasi stunting melalui perbaikan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ia menyampaikan bahwa penguatan program ini diarahkan agar masyarakat dapat memperoleh makanan sehat, bergizi, dan terjangkau. Ia juga menyoroti peran ibu dalam memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi diri sendiri dan anak.
Ranty menegaskan, kehadiran DASHAT bukan untuk menghakimi kondisi keluarga, melainkan mendampingi dan memberdayakan masyarakat dalam mewujudkan Kampung Keluarga Berkualitas.
Dalam pertemuan tersebut, peserta turut membahas sejumlah tantangan di lapangan, antara lain keterbatasan ekonomi, kebiasaan masyarakat, serta masih kurangnya informasi dan edukasi terkait gizi. Program DASHAT diharapkan dapat menjadi solusi melalui peningkatan pengetahuan gizi, pencegahan stunting, serta mendorong kemandirian pangan keluarga.
Aspek ketepatan sasaran program dan pemanfaatan pangan lokal juga menjadi perhatian. Keduanya dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan berkelanjutan. Selain itu, pertemuan ini mengulas indikator keberhasilan DASHAT sebagai tolok ukur evaluasi dampak dan capaian di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, kader PKK, dan masyarakat semakin kuat dalam upaya menurunkan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kota Sukabumi.

