BERITA TERKINI
TP PKK Kalbar Dorong Pangan Lokal Tembus Pasar Global Lewat Festival Pangan 2026

TP PKK Kalbar Dorong Pangan Lokal Tembus Pasar Global Lewat Festival Pangan 2026

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat mendorong pangan lokal daerah itu agar mampu menembus pasar global melalui penguatan kolaborasi, inovasi, serta penyelenggaraan Festival Pangan Kalbar ke-7 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa ke-6 di Pontianak.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, mengatakan capaian dalam festival tersebut perlu dimaknai lebih dari sekadar rekor, melainkan sebagai momentum untuk memperkenalkan pangan lokal Kalimantan Barat agar semakin dikenal luas hingga ke mancanegara.

Ia menilai festival tahun ini semakin istimewa dengan keberhasilan penyajian 12.000 porsi lontong khas Sukadana. Menurutnya, hal itu dapat menjadi pintu masuk strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner daerah ke tingkat internasional.

Erlina juga menekankan peran TP PKK dalam mendorong pemanfaatan pangan lokal yang dimulai dari lingkup keluarga, kemudian berkembang menjadi usaha produktif bernilai ekonomi. Ia menyebut kreativitas mengolah bahan pangan lokal dari dapur rumah tangga dapat melahirkan produk unggulan yang memiliki nilai jual tinggi.

Selain itu, Erlina menilai kolaborasi antara TP PKK dan penyelenggara festival perlu terus diperkuat agar dampak kegiatan semakin luas dan berkelanjutan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat berbasis kuliner lokal.

Kehadiran juara MasterChef Indonesia Season 13, Stephanie Meyerson, disebut turut memberi inspirasi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk mengembangkan olahan pangan lokal menjadi produk yang lebih modern dan kompetitif. Erlina menyampaikan harapan agar pelaku UMKM dapat menghadirkan produk yang tidak hanya enak, tetapi juga menarik, higienis, dan memiliki daya saing tinggi.

Erlina yang juga menjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat menegaskan pentingnya promosi pangan lokal dilakukan secara konsisten agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Ia menilai upaya tersebut bukan semata soal kuliner, melainkan juga identitas dan kebanggaan daerah.

Kalbar Food Festival ke-7 yang dibuka Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan itu diharapkan menjadi langkah konkret untuk mendorong pangan lokal Kalimantan Barat naik kelas dan semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar Donata Dirasig, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha kuliner, budayawan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.