BERITA TERKINI
TikTok Luncurkan TikTok GO by Tokopedia untuk Hubungkan Konten dengan Kunjungan Kuliner

TikTok Luncurkan TikTok GO by Tokopedia untuk Hubungkan Konten dengan Kunjungan Kuliner

JAKARTA — TikTok resmi memperkenalkan TikTok GO by Tokopedia, layanan yang menghubungkan rekomendasi tempat dan layanan lokal di dalam aplikasi dengan pengalaman langsung di dunia nyata. Inisiatif ini ditujukan untuk mendukung bisnis dine-in dan kreator di Indonesia, seiring perubahan perilaku masyarakat yang kian menjadikan konten digital sebagai rujukan dalam menentukan pilihan kuliner.

TikTok menyebut pencarian terkait layanan lokal di platformnya tumbuh lebih dari 60% setiap tahun. Kondisi tersebut memperkuat tren konten digital yang berperan sebagai “katalog rasa”, yakni sumber inspirasi sekaligus referensi sebelum pengguna memutuskan untuk berkunjung dan mencoba secara langsung.

Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, menilai peluncuran layanan ini dapat memperluas kontribusi terhadap industri layanan makanan, khususnya bagi pelaku usaha dine-in lokal. Ia mengatakan inisiatif tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif yang dinilai memiliki potensi besar sebagai kekuatan ekonomi nasional. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers peluncuran TikTok GO by Tokopedia, Rabu (29/4).

Lead of Key Dine-in Merchant TikTok GO by Tokopedia, William Panjaitan, menjelaskan layanan ini dirancang untuk menjembatani proses dari menemukan rekomendasi melalui video pendek, LIVE, hingga fitur pencarian berbasis lokasi. Dengan alur tersebut, pengguna diharapkan dapat lebih mudah beralih dari inspirasi di layar menjadi kunjungan nyata ke lokasi.

“Kini konten tidak lagi menjadi sarana hiburan, tetapi sudah menjadi bagian penting dari cara orang menemukan inspirasi dan mengambil keputusan. Kami juga melihat semakin banyak masyarakat beralih ke TikTok sebagai ‘katalog rasa’ untuk mencari referensi kuliner baru,” kata William.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor makanan dan minuman terus bertumbuh, dengan jumlah usaha mencapai 5,28 juta pada 2024. Sementara itu, sekitar 65% masyarakat Indonesia disebut menggunakan platform digital sebagai referensi untuk menemukan pilihan kuliner baru.

Dalam misinya mendukung ekosistem layanan makanan, TikTok GO by Tokopedia mencatat pertumbuhan lebih dari 20 kali lipat dalam jumlah pesanan harian merchant dine-in sepanjang 2025. Capaian tersebut disebut mencerminkan potensi integrasi antara konten dan perdagangan (commerce) dalam mendorong aktivitas kunjungan dan transaksi di sektor kuliner.