TikTok menghadirkan layanan TikTok GO by Tokopedia untuk menghubungkan pengguna dengan berbagai layanan makanan dan minuman lokal melalui konten, fitur pencarian, hingga siaran langsung. Melalui layanan ini, pengguna bisa menemukan rekomendasi tempat makan, kafe, atau layanan kuliner lokal lain dari video pendek, live stream, feed, maupun pencarian, lalu melanjutkan ke kanal pembelian.
Lead of Key Merchant TikTok GO by Tokopedia William Panjaitan mengatakan kehadiran layanan tersebut berangkat dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan platform digital untuk mencari referensi kuliner dan destinasi lokal. Ia menyebut TikTok kini menjadi salah satu platform yang banyak digunakan untuk menemukan tempat makan dan minum di Indonesia.
William memaparkan sekitar 65 persen masyarakat Indonesia saat ini mengandalkan platform digital sebagai referensi utama dalam memilih makanan dan minuman. Menurutnya, tren tersebut menunjukkan peluang besar bagi sektor layanan lokal, terutama di bidang makanan dan minuman.
Ia juga menyampaikan, saat ini terdapat sekitar 5,28 juta usaha makanan dan minuman di Indonesia. Pertumbuhan itu sejalan dengan peningkatan jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergabung ke platform digital, yang disebut mencapai 25 juta, untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan operasional usaha.
Dalam alur layanan TikTok GO by Tokopedia, setelah pengguna menemukan rekomendasi kuliner, mereka dapat melanjutkan ke fitur Point of Interest (POI) yang menjadi penghubung antara pengguna dengan kanal pembelian. William menyebut konsep tersebut sebagai pengalaman “satu pintu” yang menghubungkan inspirasi, transaksi, hingga kunjungan langsung dari online ke offline.
William mengatakan pertumbuhan penggunaan layanan di Indonesia menunjukkan tren positif sejak diperkenalkan. Pencarian layanan lokal disebut meningkat lebih dari 60 persen secara tahunan, sementara pesanan harian dari merchant yang menyediakan layanan makan di tempat meningkat hingga 20 kali lipat.
Dari sisi kreator, partisipasi pada TikTok GO by Tokopedia juga disebut meningkat signifikan, yakni lebih dari 12 kali lipat. William menilai hal itu menunjukkan kolaborasi antara kreator, merchant, dan platform dapat menciptakan pertumbuhan yang saling menguatkan.
Untuk 2026, TikTok GO by Tokopedia menargetkan dapat mendukung hingga 70 ribu merchant di Indonesia. Dukungan tersebut, menurut William, akan dilakukan melalui subsidi trafik, subsidi produk, akses kreator, serta kampanye eksklusif dengan memanfaatkan fitur siaran langsung.

