Kota Malang tidak hanya dikenal lewat udara sejuk dan destinasi wisatanya, tetapi juga deretan street food yang mudah ditemui dari pagi hingga malam. Aroma masakan kaki lima kerap menyapa di berbagai sudut kota, dengan sejumlah tempat yang sudah melegenda dan menjadi incaran pencinta kuliner dari berbagai daerah.
Merujuk pada ulasan di kanal YouTube Tanboy Kun, berikut tiga kuliner street food legendaris di Kota Malang yang dikenal murah, unik, dan membuat banyak orang ingin kembali mencicipinya.
1. Nasi Bhuk Hj. Thuni
Nasi Bhuk Hj. Thuni disebut sebagai salah satu kuliner khas Madura yang telah lama dikenal di Malang. Sajian utamanya berupa nasi putih hangat dengan aneka lauk, seperti serundeng, telur balado, dendeng sapi, serta sambal pedas. Keistimewaan tempat ini disebut terletak pada racikan bumbu yang khas dan konsisten sejak puluhan tahun lalu. Menu ini kerap dipilih untuk sarapan maupun makan siang dengan suasana kaki lima yang merakyat.
2. Bakso Kejujuran Polkesma
Bakso Kejujuran Polkesma dikenal bukan hanya karena rasanya, tetapi juga konsep pembayaran yang berbeda. Pembeli mengambil bakso sendiri, lalu membayar secara jujur melalui kotak yang disediakan tanpa penjaga kasir. Selain dianggap mencerminkan kepercayaan dan integritas, bakso ini disebut memiliki cita rasa gurih dan tekstur kenyal. Tempat ini menjadi pilihan mahasiswa dan wisatawan karena dinilai enak dan terjangkau.
Alamat: Jl. Simpang Ijen, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65145
3. Mie Ayam Pak No
Mie Ayam Pak No menjadi tujuan bagi penggemar mie ayam. Cita rasanya disebut khas, dengan kuah gurih, topping ayam melimpah, serta sambal racikan sendiri. Tekstur mi yang kenyal dan bumbu yang meresap disebut menjadi alasan kuliner ini memiliki banyak penggemar. Dengan harga yang bersahabat, Mie Ayam Pak No dikenal sebagai salah satu primadona street food di kawasan Klojen.

