BERITA TERKINI
Survei Agoda: Wisatawan Vietnam Paling Menjadikan Kuliner Faktor Utama Kedua di Asia

Survei Agoda: Wisatawan Vietnam Paling Menjadikan Kuliner Faktor Utama Kedua di Asia

Wisatawan Vietnam termasuk yang paling selektif dalam urusan kuliner saat bepergian di Asia. Survei terbaru Agoda mencatat, 35% wisatawan Vietnam menyebut makanan sebagai faktor kunci ketika memilih destinasi, menempatkan Vietnam di peringkat kedua di kawasan, setelah Taiwan.

Temuan ini tercantum dalam laporan Agoda Travel Outlook 2026 yang menunjukkan bahwa kuliner kian menjadi pendorong penting perjalanan wisatawan Asia. Jika sebelumnya mencicipi makanan lokal bukan prioritas utama, kini kuliner telah masuk tiga besar alasan wisatawan memutuskan untuk bepergian.

Bagi wisatawan Vietnam, agenda menikmati makanan lokal kerap melekat dalam rencana perjalanan. Dari mencicipi sushi di Jepang, berburu jajanan kaki lima di Thailand, hingga bersantap di restoran berbintang Michelin di Eropa, aktivitas makan dipandang sebagai cara memahami budaya, sejarah, dan cara hidup setempat. Tren ini terlihat baik dalam perjalanan domestik maupun internasional.

Agoda juga mencatat lima negara teratas yang dipilih wisatawan Vietnam untuk menjelajahi kuliner pada tahun lalu adalah Jepang, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, dan Tiongkok. Kelima destinasi tersebut dinilai memiliki identitas kuliner yang berbeda, dengan ragam pengalaman bersantap yang beragam.

Di sisi lain, Vietnam turut disebut semakin menonjol sebagai destinasi kuliner. Agoda menilai keragaman masakan dari Utara hingga Selatan menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional, mulai dari makanan jalanan dan resep tradisional bernilai warisan hingga pengalaman bersantap mewah modern. Hidangan seperti pho, banh mi, masakan kerajaan Hue, serta makanan laut dari Delta Mekong disebut berkontribusi pada daya tarik pariwisata Vietnam.

Secara regional, Taiwan memimpin dengan 47% wisatawan yang menyebut makanan sebagai salah satu motivasi utama perjalanan. Vietnam berada di peringkat kedua dengan 35%, disusul Korea Selatan dengan 34%. Pasar lain yang masuk delapan besar adalah Malaysia, Jepang, Indonesia, Thailand, dan India.

Direktur Negara Agoda Vietnam, Vu Ngoc Lam, menilai posisi Vietnam dalam survei ini menegaskan pentingnya makanan dalam budaya Vietnam dan cara wisatawan Vietnam menjelajahi dunia. Menurutnya, perjalanan menjadi lebih memuaskan ketika wisatawan dapat menikmati cita rasa lokal yang khas, baik makanan daerah di dalam negeri maupun hidangan ikonik di luar negeri.

Survei Agoda dilakukan pada Oktober 2025 dengan melibatkan 3.353 responden dari sembilan pasar di Asia, yakni India, Jepang, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.