BERITA TERKINI
Street Food Legendaris Bandung: Kue Balok Kang Didin dan Batagor Kingsley

Street Food Legendaris Bandung: Kue Balok Kang Didin dan Batagor Kingsley

Bandung kerap menjadi tujuan wisata kuliner, terutama bagi pencinta jajanan kaki lima. Di balik deretan gerobak sederhana, kota yang dijuluki “Paris van Java” ini menyimpan ragam street food yang dikenal luas dan lekat dengan pengalaman banyak orang yang pernah singgah atau tinggal di Bandung.

Sejumlah jajanan legendaris bertahan puluhan tahun karena konsistensi rasa dan cara memasak yang tetap dipertahankan. Bahan segar, proses tradisional—termasuk penggunaan arang—serta suasana khas Bandung yang sejuk menjadi bagian dari daya tarik yang membuat wisata kuliner terasa lebih dari sekadar urusan makan.

Di tengah banyaknya pilihan, dua nama berikut kerap disebut sebagai destinasi yang sudah teruji waktu: Kue Balok Kang Didin dan Batagor Kingsley.

Kue Balok Kang Didin

Di kawasan Jalan Abdurrahman Saleh pada malam hari, aroma manis kerap mengundang orang untuk singgah ke Kue Balok Kang Didin. Jajanan tradisional ini disebut telah eksis sejak era 1960-an dan tetap diminati hingga generasi muda saat ini.

Kue balok yang disajikan berbentuk persegi panjang tebal menyerupai balok kayu. Salah satu cirinya adalah proses pemanggangan menggunakan arang dari atas dan bawah, sehingga kue matang merata dengan bagian luar yang sedikit garing. Varian yang banyak dipilih adalah “setengah matang”, ketika bagian tengahnya masih lumer saat disantap.

Meski dikenal sebagai jajanan lama, Kue Balok Kang Didin juga menghadirkan pilihan rasa yang mengikuti selera masa kini, seperti cokelat, keju, tiramisu, dan green tea. Namun, varian original disebut tetap memiliki penggemar paling setia.

Tempat ini juga dikenal sebagai lokasi nongkrong karena buka hampir 24 jam. Banyak pengunjung datang untuk menikmati kue balok bersama kopi atau teh hangat, terutama saat udara malam Bandung terasa lebih dingin.

Batagor Kingsley

Batagor Kingsley di Jalan Veteran dikenal luas sebagai salah satu destinasi batagor di Bandung. Meski sudah menempati bangunan yang mapan, tempat ini tetap dipandang sebagai street food yang “naik kelas” tanpa meninggalkan karakter dasarnya.

Salah satu hal yang disorot dari Batagor Kingsley adalah penggunaan ikan tenggiri berkualitas dalam porsi yang disebut royal. Tekstur serat ikan terasa pada setiap potongannya. Tahu yang digunakan digambarkan lembut di bagian dalam, namun menghasilkan lapisan luar yang renyah setelah digoreng.

Bagi sebagian wisatawan, Batagor Kingsley kerap masuk daftar persinggahan terakhir sebelum meninggalkan Bandung—sebagai penutup perjalanan kuliner di Kota Kembang.