Pemerintah kembali menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Kegiatan ini melibatkan mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) dan dilaksanakan di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.
Sosialisasi tersebut dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama yang hadir secara daring melalui video. Acara juga diikuti perwakilan BGN serta ratusan warga setempat sebagai peserta.
Dalam sambutannya, Ade menekankan bahwa Program MBG merupakan langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat, kuat, dan mampu bersaing di masa depan. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik menjadi faktor utama dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menunjang proses pendidikan.
“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya sekadar bantuan, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi bangsa. Dari Baso kita ingin menunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif. Dampaknya mungkin tidak langsung terlihat, tetapi akan sangat terasa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan,” ujar Ade.
Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, tetapi juga diharapkan memberi efek positif terhadap perekonomian masyarakat. Keterlibatan petani, nelayan, hingga pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan dinilai dapat menggerakkan ekonomi daerah sekaligus mengurangi kesenjangan sosial, terutama di lingkungan sekolah.
Program MBG dirancang untuk menjawab persoalan gizi yang masih dihadapi masyarakat, seperti stunting, anemia, serta keterbatasan akses terhadap makanan bergizi. Selain memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi, program ini juga bertujuan membangun keterhubungan antara sektor kesehatan, ekonomi, dan kemandirian pangan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya asupan gizi seimbang serta mendukung pelaksanaan Program MBG di berbagai wilayah.

