BERITA TERKINI
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Manokwari Tekankan Pengawasan dan Keamanan Pangan

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Manokwari Tekankan Pengawasan dan Keamanan Pangan

MANOKWARI — Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Barat didorong melalui pemenuhan gizi anak, salah satunya lewat sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Molas Cafe, Reremi Puncak, Manokwari. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari ratusan warga yang menantikan pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut di Papua Barat.

Sosialisasi dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren bersama Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Manokwari, Dianto Pongtengko. Program MBG disebut diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Dalam keterangan pers yang dikutip Selasa, 12 Mei 2026, Obet menegaskan program ini perlu didukung penuh, namun harus disertai pengawasan ketat. Ia menyampaikan adanya temuan ketidakamanahan di lapangan yang perlu menjadi perhatian agar tujuan program benar-benar tercapai.

Menurut Obet, keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh anggaran dan distribusi, melainkan juga integritas para pengelola di lapangan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengelola yang memiliki kepedulian sosial agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat.

Ia juga menyoroti keberadaan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih mementingkan keuntungan pribadi atau yayasan. “Diperlukan pengelola yang memiliki jiwa sosial, bukan sekadar mencari profit,” ujarnya.

Selain aspek pengelolaan, Obet mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam seluruh proses penyediaan makanan. Ia menyebut standar pengolahan hingga penyimpanan bahan makanan harus diperhatikan serius untuk menghindari risiko kesehatan bagi penerima manfaat.

“Komposisi gizi harus rutin diperiksa agar kualitas makanan tidak dikorbankan demi keuntungan. Bahan baku harus disimpan pada suhu yang tepat dan tidak boleh disimpan terlalu lama,” kata Obet.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat Manokwari diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak dan keluarga. Program MBG juga diharapkan menjadi langkah nyata untuk memutus persoalan gizi serta memperluas akses makanan sehat secara lebih merata, terutama di wilayah yang selama ini masih terbatas layanan pangannya.