Natuna—SMKN 1 Bunguran Barat kembali menunjukkan perannya sebagai sekolah vokasi yang aktif mengenalkan potensi budaya dan kuliner daerah. Pada Minggu (1/2/2026), sekolah tersebut menerima kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Hongkong di lokasi keramba CV Khebouk JJ Adshifa, Kecamatan Bunguran Barat.
Keramba tersebut menjadi tempat praktik siswa dalam bidang budidaya dan olahan perikanan lokal. Kedatangan para tamu disambut Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, guru, serta siswa yang terlibat dalam kegiatan praktik di lapangan.
Dalam kunjungan wisata edukatif itu, para wisatawan diajak mengenal potensi bahari Natuna sekaligus melihat langsung aktivitas budidaya ikan di keramba. Mereka juga diperkenalkan dengan kernas, makanan khas Natuna berbahan dasar ikan dan sagu.
Siswa SMK mendemonstrasikan proses pembuatan kernas, mulai dari pengolahan bahan hingga penyajian. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para wisatawan yang mengikuti rangkaian pengenalan kuliner lokal.
“Kami ingin setiap kunjungan menjadi ajang pembelajaran dan promosi budaya lokal. Anak-anak belajar berinteraksi lintas budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Natuna,” ujar Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, Kasyifal Ghammi Thaib.
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini dinilai memberi pengalaman internasional bagi siswa sekaligus menjadi bentuk pembelajaran kontekstual berbasis potensi daerah. “Ini adalah bagian dari upaya kami menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran yang berkontribusi bagi promosi pariwisata dan budaya lokal,” katanya.
Para wisatawan mengaku terkesan dengan keramahan masyarakat Natuna dan cita rasa kernas yang unik. Mereka menilai pengalaman tersebut memberi kesan mendalam tentang kehidupan masyarakat pesisir yang kreatif dan terbuka terhadap dunia luar.
Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Bunguran Barat berharap dapat terus berperan sebagai duta budaya yang memperkenalkan Natuna ke tingkat internasional, sekaligus memperkuat semangat generasi muda untuk mencintai dan mengembangkan potensi daerahnya.

