BERITA TERKINI
Siti, Penjual Empon-Empon di Pasar Sayur Magetan, Bertahan di Tengah Perubahan Kebiasaan Memasak

Siti, Penjual Empon-Empon di Pasar Sayur Magetan, Bertahan di Tengah Perubahan Kebiasaan Memasak

Pagi baru menyingsing di Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, ketika para pedagang mulai membuka lapak satu per satu. Di salah satu sudut, Siti (58) tampak sibuk merapikan dagangannya: serai, daun salam, daun jeruk, kunyit, lengkuas, jahe, kencur, hingga beragam empon-empon yang tersusun di keranjang plastik dan tampah kecil.

Siti telah berjualan bumbu dapur tradisional sejak 1994. Dari lapaknya, aroma rempah yang kuat menyeruak, mengingatkan pada masakan rumahan dan racikan bumbu yang kerap hadir dalam berbagai momen. Namun, suasana pagi itu tak seramai dulu.

“Sekarang sepi sekali,” ujar Siti lirih sambil membenarkan gantungan bumbu racikan opor dan gulai di sisi lapaknya, Minggu (24/5/2026).

Menurut Siti, perubahan kebiasaan masyarakat ikut memengaruhi ramainya pasar. Ia mengenang masa ketika lapaknya hampir tak pernah lengang, terutama saat musim hajatan. Kala itu, warga berdatangan sejak dini hari untuk membeli kebutuhan memasak dalam jumlah besar dan menyiapkan masakan sendiri di rumah.

“Kalau dulu orang hajatan masak sendiri, ramai. Pakai bumbu seperti ini,” katanya.

Ia menuturkan, kini suasana tersebut perlahan memudar. Banyak hajatan digelar lebih sederhana. Sebagian warga memilih menggunakan katering, sementara yang lain cukup membagikan bingkisan berisi kebutuhan pokok seperti mie instan, gula, minyak goreng, atau beras, tanpa memasak besar-besaran.

“Kalau sekarang banyak yang sederhana, berkat dikasih kering,” ujar Siti.

Perubahan itu, kata Siti, semakin terasa seiring semakin mudahnya bumbu instan ditemukan di minimarket dan toko modern. Berbagai racikan masakan seperti soto, rawon, opor, rendang, hingga ayam goreng tersedia dalam kemasan praktis.

“Sekarang banyak yang beralih ke bumbu instan. Kan simpel,” katanya.

Akibatnya, pembeli yang datang ke lapaknya kini jarang mencari rempah lengkap satu per satu. Siti menyebut, banyak orang hanya membeli beberapa daun pelengkap.

“Paling cuma serai, salam, daun jeruk kalau ke sini sebagai pelengkap bumbu,” ujarnya.