SD Negeri 2 Barukan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyajikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Menu yang disediakan untuk para siswa terdiri atas nasi putih hangat, ikan lele goreng, sayur, buah kelengkeng, dan susu kotak.
Pelaksanaan program berlangsung tertib. Para siswa mengantre untuk mengambil wadah makanan di meja sajian panjang, kemudian menyantapnya di ruang kelas dengan pendampingan para pendidik.
Kepala SDN 2 Barukan, Agung Santika, mengatakan kegiatan MBG tersebut disuplai oleh SPPG Manisrenggo, dengan penyedia konsumsi berasal dari unit lokal. “Hari ini acara MBG dengan cara prasmanan dari SPPG Manisrenggo. Menunya nasi, lele, sayur, terus buahnya kelengkeng, dan susu,” ujarnya.
Menurut Agung, kegiatan makan bersama berlangsung hangat. Para siswa duduk lesehan menggunakan alas tikar bersih saat menikmati hidangan. Ia juga menyebut dukungan wali murid turut membantu kelancaran pelaksanaan program.
“Saya setuju (MBG), karena bermanfaat, anak-anak merasakan dan anak-anak juga cukup senang. Selama ini kami tidak ada komplain dari orang tua,” kata Agung, Selasa, 21 April 2026.
Agung mengungkapkan kendala yang muncul selama pelaksanaan bersifat kecil, terutama terkait kondisi buah segar pada kesempatan tertentu. “Selama ini kendala cuma kecil, kadang hanya buah. Kalau apel kan ada yang agak sudah lama. Itu satu kali, selain itu berjalan lancar dan anak-anak juga suka,” tambahnya.
Ke depan, Agung berharap program MBG dapat terus berlanjut, dengan peningkatan variasi menu. Ia juga berharap pembagian susu bisa dilakukan lebih rutin. “Harapan ke depan bisa tetap berlanjut dan menu juga sudah cukup bervariasi, mungkin bisa ditingkatkan lagi. Kalau bisa susunya setiap hari,” ucapnya.
Sejumlah siswa menyampaikan kesan mereka terhadap program tersebut. Ferdi, siswa kelas empat, mengatakan dirinya merasa lebih bugar dan bersemangat mengikuti pelajaran. “Terima kasih ya, Pak Prabowo telah memberikan MBG kepada kita. Saya jadi sehat dan kuat dan bersemangat,” tuturnya.
Sementara itu, Kanaya, siswa kelas enam, menilai program ini membantu mengurangi pengeluaran uang jajan karena makanan sudah tersedia saat jam istirahat pertama. Ia menyebut uang yang bisa ditabung berencana digunakan untuk membeli sepatu olahraga guna mendukung kegiatannya di bidang badminton. “Lumayan bermanfaat. Bisa mengurangi uang jajan, karena di jam istirahat pertama sudah ada MBG. Terima kasih Pak Prabowo, saya sudah mendapatkan gizi yang lebih baik sekarang,” kata Kanaya.

