Kehadiran usaha ritel dan kuliner baru di tingkat lokal dinilai dapat menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan, pembukaan Toko Bangkit Jaya dan Rumah Makan Zyahrima di Kelurahan Gamer, Kecamatan Pekalongan Timur, menjadi contoh optimisme pelaku usaha dalam melihat peluang pasar dan kebutuhan warga yang terus berkembang.
Toko Bangkit Jaya yang berlokasi di Jalan Kapten Pattimura No. 23A, Kelurahan Gamer, resmi dibuka pada Senin (8/6/2026). Toko ini menyediakan beragam kebutuhan, mulai dari sembako, peralatan sekolah, hingga perlengkapan rumah tangga. Di lokasi yang sama, pengunjung juga dapat menikmati layanan aneka kopi dan pop mie, dilengkapi fasilitas WiFi.
Owner Toko Bangkit Jaya, H. Dahmad, mengatakan pembukaan usaha tersebut didasarkan pada potensi pasar di kawasan sekitar. Ia menilai Kelurahan Gamer dikelilingi sejumlah kawasan perumahan dan lembaga pendidikan, dari tingkat MI, SDI, hingga SMA, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap layanan ritel relatif tinggi.
“Kami melihat kawasan ini berkembang dan banyak aktivitas masyarakat. Karena itu kami membuka toko yang menyediakan kebutuhan pokok dan perlengkapan sekolah agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Meski kondisi ekonomi disebut belum sepenuhnya pulih, Dahmad menilai sektor ritel kebutuhan pokok masih memiliki prospek. Menurutnya, sembako tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat sehingga perputaran usaha masih dapat berjalan.
“Kalau sembako tetap berjalan karena memang kebutuhan harian. Tantangan pasti ada, tetapi kami tetap optimistis usaha ini bisa berkembang seiring membaiknya kondisi ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain ritel, Dahmad juga mengembangkan usaha di sektor kuliner melalui Rumah Makan Zyahrima yang lokasinya tidak jauh dari toko. Rumah makan ini didukung area yang luas dan dinilai strategis, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pertemuan keluarga, gathering komunitas, hingga acara sosial kemasyarakatan.
Tokoh masyarakat setempat, Darminto, menilai hadirnya usaha baru tersebut berpotensi memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, selain mempermudah akses warga terhadap kebutuhan sehari-hari, keberadaan toko dan rumah makan juga dapat membuka peluang kerja serta meningkatkan aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat.
“Dengan adanya toko dan rumah makan ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk berbelanja maupun mengadakan kegiatan. Harapannya usaha ini terus berkembang dan bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ujarnya.

