BERITA TERKINI
Revitalisasi Pasar Barukoto I Bengkulu Capai 75 Persen, Ditargetkan Jadi Pusat Kuliner dan Sentra UMKM

Revitalisasi Pasar Barukoto I Bengkulu Capai 75 Persen, Ditargetkan Jadi Pusat Kuliner dan Sentra UMKM

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mempercepat revitalisasi Pasar Barukoto I sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Kota Tua sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hingga kini, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 75 persen.

Revitalisasi Pasar Barukoto I menjadi salah satu program prioritas Pemkot Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny Tobing. Kawasan yang sebelumnya dikenal sebagai pusat perdagangan besar di Kota Bengkulu itu disiapkan untuk bertransformasi menjadi pusat wisata kuliner modern yang lebih nyaman dan bersih, serta menarik bagi warga maupun wisatawan.

Pasar Barukoto disebut memiliki nilai historis. Pada era 1980-an hingga 1990-an, kawasan ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi paling ramai di Kota Bengkulu. Namun, seiring perkembangan kota, aktivitas perdagangan di lokasi tersebut perlahan menurun sehingga dinilai perlu ditata kembali agar kembali produktif.

Melalui revitalisasi yang berjalan, Pemkot Bengkulu menargetkan Pasar Barukoto kembali menjalankan fungsi strategis sebagai pusat ekonomi sekaligus destinasi wisata berbasis kuliner lokal. Konsep penataan menekankan kebersihan, kenyamanan, estetika, serta kelengkapan fasilitas pendukung.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkot Bengkulu mengalokasikan anggaran Rp2,6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dana itu digunakan untuk perbaikan fasilitas utama pasar dan pembangunan infrastruktur penunjang agar kawasan dinilai lebih representatif.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, mengatakan pekerjaan fisik terus dipercepat agar proyek selesai sesuai target. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada renovasi bangunan, tetapi juga menyiapkan kawasan perdagangan yang lebih modern untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat. Revitalisasi Pasar Barukoto I bukan sekadar memperbaiki bangunan lama, tetapi menghadirkan kawasan ekonomi baru yang lebih tertata, nyaman, dan mampu mendukung perkembangan usaha masyarakat,” ujar Noprisman.

Ia menjelaskan, fasilitas yang dibangun meliputi penataan area perdagangan, peningkatan sistem drainase, perbaikan akses jalan di sekitar pasar, serta penyediaan area parkir yang lebih luas. Selain itu, aspek kebersihan dan pencahayaan juga menjadi perhatian agar kawasan memiliki tampilan baru yang lebih menarik.

Ke depan, Pasar Barukoto I akan difokuskan sebagai pusat wisata kuliner sekaligus wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Berbagai makanan khas Bengkulu dan produk unggulan lokal direncanakan dipusatkan di kawasan tersebut untuk memperluas peluang usaha masyarakat.

Pemkot Bengkulu juga berharap konsep wisata kuliner ini dapat menarik wisatawan dari luar daerah. Kehadiran pusat kuliner modern diproyeksikan berdampak pada peningkatan pendapatan pedagang, serta turut mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemkot Bengkulu menyatakan optimistis revitalisasi Pasar Barukoto I dapat menjadi ikon baru kawasan Kota Tua dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di area bersejarah tersebut melalui fasilitas yang lebih lengkap dan lingkungan yang lebih tertata.