Pep Guardiola dikenal sebagai pelatih sarat prestasi. Sejak memulai karier kepelatihan profesional pada 2008, pelatih asal Catalunya itu telah mengoleksi 39 gelar, termasuk enam trofi Liga Inggris bersama Manchester City.
Namun, cerita berbeda dialami Guardiola di luar lapangan. Restoran miliknya di Manchester, Tast Catala, resmi menghentikan operasional setelah menghadapi tekanan ekonomi yang berat di sektor perhotelan Inggris.
Manajemen restoran menyebut lonjakan biaya dan kondisi perdagangan yang semakin sulit sebagai alasan utama penutupan. “Dalam beberapa waktu terakhir kami menghadapi kondisi perdagangan yang sangat menantang serta peningkatan biaya yang signifikan,” tulis pernyataan resmi Tast Catala.
Badan perdagangan industri perhotelan Inggris, UKHospitality, sebelumnya memperingatkan restoran dan bar berpotensi mengalami kenaikan biaya rata-rata hingga 76 persen. Pajak, biaya tenaga kerja, dan operasional disebut menjadi beban utama.
Tast Catala akhirnya menutup pintunya setelah tujuh tahun beroperasi. Keputusan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi restoran. “Setelah mempertimbangkan dengan matang, kami mengambil keputusan sulit untuk menutup Tast Catala untuk terakhir kalinya pada 20 Desember 2025,” tulis pihak manajemen.
Didirikan pada 2018, Tast Catala berlokasi di kawasan King Street, Manchester. Restoran ini mengusung konsep kuliner khas Catalunya, dengan Paco Perez sebagai koki kepala. Bangunan tiga lantai berkapasitas 120 kursi itu disebut kerap menjadi tempat favorit, termasuk bagi sejumlah pemain Manchester City.
Di sisi lain, Guardiola tetap melanjutkan fokusnya bersama Manchester City. The Citizens berada di peringkat kedua klasemen sementara Premier League 2025/2026 dengan 34 poin dari 16 laga, terpaut dua angka dari Arsenal di puncak. City juga masih berpeluang menambah trofi musim ini setelah melaju ke semifinal Piala Liga Inggris dan dijadwalkan menghadapi Newcastle United.

