Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Dairi meresmikan Resto UMKM PBB Dairi yang mengusung konsep kuliner Nusantara dengan menu andalan khas Pakpak. Kehadiran usaha ini disebut sebagai langkah organisasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus melestarikan warisan kuliner daerah.
Peresmian resto yang berlokasi berdampingan dengan sekretariat PBB di Jalan FL Tobing, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, dilakukan oleh perwakilan Bupati Dairi, Erwin Sitorus. Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Dairi.
Sejumlah pihak yang hadir antara lain tokoh masyarakat M. Tanjung yang mewakili MUI, perwakilan Kodim 0206/Dairi, Danki Yonif 125/Simbisa, perwakilan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), organisasi Family ABC (Anak Beras Catu), Pemuda Pancasila, Ketua LKP, serta perwakilan PBB dari berbagai kecamatan.
Ketua PBB Kabupaten Dairi, Ertho Tobing, didampingi Ketua Harian Edi Okta Ujung dan Bendahara Diana br. Simbolon, menyampaikan bahwa pembukaan usaha kuliner ini merupakan upaya produktif organisasi agar memberi manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat luas. Ia juga menegaskan arah gerak organisasi sejalan dengan semboyan PBB: solidaritas, toleransi, kerukunan, dan gotong royong.
Resto UMKM PBB Dairi melibatkan sekitar 10 pelayan usaha dan menyajikan beragam menu kuliner Nusantara. Menu khas Pakpak seperti pelleng dan napinadar menjadi sajian unggulan yang diharapkan dapat menarik minat masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada pengunjung.
Selain sebagai pusat kuliner, usaha ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi perempuan Pakpak, khususnya anggota PBB yang memiliki keahlian sebagai juru masak profesional. Pengelolaan usaha disebut dipercayakan kepada bendahara PBB bersama tim pengelola yang telah dipersiapkan. Di resto tersebut juga tersedia layanan kopi barista.
Salah satu penggagas, Rahmayanti Chaniago yang juga Bendahara Umum Aliansi Pakpak Silima Suak, menyatakan UMKM kuliner ini lahir dari semangat memberdayakan perempuan sekaligus mengangkat potensi budaya lokal melalui sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, usaha ini diharapkan menjadi ruang bagi perempuan untuk berkarya dan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pengelola menyebut proses pengolahan makanan dilakukan oleh koki muslim yang berpengalaman agar menu yang disajikan dapat dinikmati semua kalangan.
Dalam sambutannya, Erwin Sitorus menyampaikan apresiasi kepada PBB Kabupaten Dairi atas inisiatif pengembangan UMKM tersebut. Ia menilai langkah itu dapat menjadi contoh bagi organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Dairi. Erwin juga mengajak masyarakat mendukung pembangunan daerah, seraya menyinggung bahwa dari sekitar 1.600 kilometer panjang jalan di Kabupaten Dairi, sekitar 55 persen masih memerlukan perhatian.
Erwin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Dairi mengapresiasi inisiatif yang dinilai mampu menciptakan peluang ekonomi bagi anggota dan masyarakat. Ia berharap langkah serupa dapat diikuti organisasi lain agar semakin banyak UMKM tumbuh dan memberi manfaat.
Pihak pengelola menyatakan Resto UMKM PBB Dairi telah mengantongi izin usaha dan siap melayani masyarakat setiap hari pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB. Melalui usaha ini, PBB Kabupaten Dairi berharap dapat ikut menggerakkan ekonomi daerah, memperluas pengenalan kuliner khas Pakpak, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor UMKM yang berkelanjutan.
Dalam rangkaian acara peresmian, para tamu disuguhkan pelleng dan napinadar sebagai menu andalan. Kegiatan berlangsung khidmat dengan doa serta dukungan dari para undangan yang hadir.

