Kolaka, Sulawesi Tenggara — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kontribusinya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kolaka melalui program penguatan intervensi yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah. Program ini menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus selaras dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) dan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di bidang kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut telah menjangkau sekitar 5.000 keluarga berisiko stunting sejak 2024 melalui pemberian paket sembako dan nutrisi tambahan secara berkelanjutan. Intervensi ini disebut membantu pemenuhan gizi dasar masyarakat.
Kegiatan penguatan intervensi penurunan stunting digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka. Pemerintah Kabupaten Kolaka menyampaikan apresiasi atas peran aktif PT Vale dalam mendukung percepatan penanganan stunting di daerah, sekaligus menilai inisiatif ini sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Program dijalankan melalui kolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Kolaka serta pemangku kepentingan terkait. Seluruh perencanaan dan pelaksanaan disebut dilakukan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, dengan pendekatan yang diarahkan agar tepat sasaran, berbasis kebutuhan lokal, dan berkelanjutan.
Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk Blok Pomalaa, Hasmir, menyatakan bahwa pencegahan stunting dipandang sebagai investasi jangka panjang. “Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.
Sejalan dengan Stranas Stunting, program ini mengintegrasikan dua pendekatan, yakni intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik difokuskan pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui upaya yang berdampak langsung pada status gizi dan kesehatan. Sementara intervensi gizi sensitif diarahkan pada penguatan sistem dan lingkungan pendukung agar tercipta ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.
Dalam implementasinya, PT Vale mendorong kegiatan terintegrasi seperti pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi gizi dasar bagi keluarga, serta penguatan pemantauan tumbuh kembang anak untuk memastikan intervensi yang tepat dan berkelanjutan. Pendekatan ini ditujukan agar upaya penurunan stunting tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Upaya tersebut juga dikaitkan dengan kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya Tujuan 2: Tanpa Kelaparan, yang menargetkan penghapusan segala bentuk malnutrisi, termasuk stunting pada anak.
Melalui program ini, PT Vale menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan. Perusahaan menyatakan penguatan intervensi penurunan stunting di Kolaka merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata dan terukur melalui kolaborasi bersama pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

