Upaya percepatan penurunan angka stunting terus dilakukan di Kabupaten Tegal. Salah satu langkah yang dijalankan ialah penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Kemala Bhayangkari Polres Tegal kepada 3.000 penerima manfaat.
Program ini memprioritaskan kelompok rentan, terutama ibu hamil dan ibu menyusui. Dari total penerima manfaat, sebanyak 246 orang tercatat berasal dari kelompok tersebut yang dinilai membutuhkan asupan gizi lebih untuk mendukung kesehatan ibu serta tumbuh kembang bayi.
Penanggung jawab SPPG Kemala Bhayangkari Polres Tegal, Jienius Hasugian, menyampaikan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga menyusui menjadi kunci dalam pencegahan stunting. Karena itu, pihaknya memastikan makanan yang didistribusikan memiliki kandungan gizi seimbang.
“Program ini kami jalankan sebagai langkah konkret pencegahan stunting. Ibu hamil dan menyusui harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup agar bayi lahir sehat dan tumbuh optimal,” kata Jienius, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Hari Nurdiansyah, Jumat (17/4).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui posyandu dengan melibatkan relawan di tingkat desa. Skema ini disebut mempermudah distribusi sekaligus memperkuat pemantauan kondisi penerima manfaat secara langsung di lapangan.
Selain pembagian makanan bergizi, petugas dan relawan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pencegahan stunting sejak dini.
Program MBG ini mendapat respons positif dari warga. Sejumlah penerima mengaku terbantu dalam memenuhi kebutuhan gizi harian, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, posyandu, dan relawan, program ini diharapkan dapat membantu menekan angka stunting di Kabupaten Tegal sebagai bagian dari komitmen menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

