PEKALONGAN—Program Kemitraan El Chicken yang digagas LAZISMU Kabupaten Pekalongan bersama Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan membuka peluang usaha bagi para penerima manfaat. Program ini menawarkan kesempatan untuk mengelola gerai El Chicken, merek dagang milik PDNA Kabupaten Pekalongan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
Bagi peserta, program tersebut tidak hanya berupa pelatihan memasak ayam crispy, tetapi juga menjadi jalan untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Sejumlah peserta menyebut kesempatan ini sebagai harapan baru untuk memperkuat kondisi ekonomi rumah tangga.
Salah satu penerima manfaat, Ilmiyati (43), warga Desa Donowangun, Kecamatan Talun, menyampaikan rasa syukur karena memperoleh kesempatan menjadi mitra El Chicken. Ia menilai program ini dapat menjadi awal untuk mewujudkan cita-cita memiliki usaha sendiri sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya.
“Alhamdulillah banget. Senang karena ini bisa menjadi modal untuk membahagiakan anak-anak ke depannya. InsyaAllah kalau benar-benar serius dan fokus, usaha ini bisa berkembang,” ujar Ilmiyati.
Ilmiyati juga telah menyiapkan rencana bisnis sederhana dengan membuka gerai di sekitar lingkungan sekolah. Ia melihat peluang pasar di lokasi yang berdekatan dengan MTs Muhammadiyah dan MI Muhammadiyah, yang dinilainya berpotensi ramai dikunjungi siswa saat jam pulang sekolah.
Harapan serupa disampaikan Nur Atikah (47), guru honorer TK ABA Babalanlor. Ia mengatakan kesempatan menjadi mitra El Chicken menjadi harapan baru untuk membantu menopang ekonomi keluarga.
Nur Atikah mengetahui informasi program tersebut melalui jaringan IGABA (Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal) Kabupaten Pekalongan. Karena memiliki keinginan untuk berusaha, ia kemudian memutuskan untuk mendaftarkan diri sebagai peserta program.

