BERITA TERKINI
Preliminary Show Miss Grand Jawa Timur Digelar di Surabaya, Finalis Promosikan Kuliner Lokal hingga Tampil dengan Gaun Malam

Preliminary Show Miss Grand Jawa Timur Digelar di Surabaya, Finalis Promosikan Kuliner Lokal hingga Tampil dengan Gaun Malam

SURABAYA—Ajang Miss Grand Jawa Timur 2026 memasuki tahap penyisihan lanjutan melalui malam preliminary show yang digelar di Fairway Nine Mall Surabaya, Minggu, 26 April 2026. Pada tahap ini, para finalis menjalani sejumlah tantangan untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan penonton dan tim penilai.

Dalam preliminary show tersebut, panitia menyiapkan beberapa penilaian, di antaranya promosi kuliner lokal serta peragaan busana. Namun, tidak semua finalis dapat tampil. Dari total 12 finalis, satu peserta terpaksa absen karena alasan kesehatan, sehingga malam itu diikuti oleh 11 finalis.

Regional Director Miss Grand Jawa Timur, Dimas Jay, menjelaskan aspek penilaian mencakup performa di atas panggung, pembawaan saat mengenakan gaun malam (evening gown), serta bakat peserta. “Aspek yang kami nilai meliputi performance atau penampilan di atas panggung, pembawaan evening gown, serta bakat peserta,” ujarnya.

Jay juga memaparkan bahwa seleksi Miss Grand Jawa Timur 2026 telah berlangsung sejak awal tahun. Pendaftaran dibuka pada 28 Februari 2026, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian tahap penyisihan hingga terpilih 12 finalis.

Sejumlah kegiatan yang telah dijalani peserta sebelumnya antara lain grand voice atau kompetisi menyanyi dan grand talent yang menampilkan bakat masing-masing finalis. Tahapan-tahapan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian dalam ajang ini.

Pada malam preliminary show, para finalis tampil dengan gaun berkilauan yang didominasi warna merah. Jay mengatakan, sesi evening gown competition menuntut peserta tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga mampu menginformasikan gaun yang dikenakan.

Menurutnya, finalis dituntut memiliki pengetahuan produk (product knowledge) yang baik terkait busana yang mereka pakai, termasuk keunggulan gaun tersebut agar dapat menarik perhatian masyarakat. Para finalis juga diharapkan mampu menjadi role model yang menampilkan gaun sebagai busana eksklusif, memiliki daya tarik, dan bernilai jual.