Polres Pidie Jaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Rabu (20/5/2026). Sidak ini dilakukan untuk memantau stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Sidak dipimpin Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA, didampingi Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi. Kegiatan tersebut turut diikuti perwakilan Kodim 0102/Pidie, Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, BPOM Provinsi Aceh, Disperindagkop Pidie Jaya, Sat Intelkam, Satreskrim Polres Pidie Jaya, serta Muspika Bandar Dua.
Tim memeriksa harga dan stok kebutuhan pokok di sejumlah kios dan toko sembako. Dari hasil pengecekan, tiga komoditas dilaporkan mengalami kenaikan harga menjelang Idul Adha, yakni cabai merah, bawang merah, dan tomat.
Di pasar tersebut, bawang kampung tercatat seharga Rp 45.000 per kilogram. Sementara tomat berada pada kisaran Rp 20.000 hingga Rp 24.000 per kilogram. Cabai merah dijual Rp 35.000 per kilogram, sedangkan cabai hijau Rp 30.000 per kilogram.
Adapun minyak goreng subsidi Minyak Kita disebut masih aman tersedia di pasar, meski harganya bervariasi. Stok beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga dinilai masih terkendali.
Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi menyatakan sidak pasar dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Idul Adha. Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan, stok kebutuhan pokok di Pidie Jaya masih mencukupi hingga Idul Adha.
Menurutnya, kenaikan harga pada beberapa komoditas dipengaruhi faktor musim tanam serta distribusi pasokan dari luar daerah. Dalam pemantauan tersebut, petugas juga tidak menemukan praktik penimbunan maupun permainan harga.
Iswahyudi menyebut pengawasan dan pengecekan pasar akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan untuk mengantisipasi kelangkaan barang serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

