GEDONG TATAAN – Polres Pesawaran menjalankan kegiatan Food Security melalui Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) untuk mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. Kegiatan yang berlangsung pada Senin pagi itu dipusatkan di Dapur SPPG Polres Pesawaran, Dusun Kampung Tua, Desa Negeri Sakti, dengan pemantauan tim ahli gizi serta pengamanan internal.
Sebelum makanan didistribusikan, tim melakukan pemeriksaan untuk memastikan kelayakan gizi dan keamanan pangan. Pemeriksaan dilakukan oleh ahli gizi Atthahira Bunga, Amd.Gz., Kepala SPPG M. Khoirul Anam, S.Pd., serta personel Si Propam dan Si Was melalui uji organoleptik dan rapid test kimia.
Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan makanan dinyatakan aman dikonsumsi. Uji cepat menyatakan negatif terhadap kandungan nitrit, sianida, formalin, dan arsenik.
Menu yang disiapkan untuk pelajar terdiri atas nasi, ayam crispy, sambal bawang atau saus tomat, timun selada, serta jeruk santang. Setiap porsi disebut telah dihitung komposisinya dengan rincian energi 710,5 kkal, protein 22,3 gram, lemak 15,2 gram, dan karbohidrat 122,0 gram.
Total 3.197 porsi makanan bergizi disalurkan kepada penerima manfaat di wilayah Gedong Tataan. Dari jumlah tersebut, 2.540 porsi didistribusikan ke sekolah dan pondok pesantren di sejumlah titik, termasuk SDN 55, SDN 36, SMP 27, hingga Ponpes Darul Hufas. Sementara 657 porsi lainnya disalurkan kepada kelompok rentan (B3) yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Desa Negeri Sakti dan Sukabanjar.
Tim pelaksana menyampaikan program SPPG diposisikan sebagai upaya jangka panjang untuk mendukung kesehatan anak dan kelompok rentan melalui makanan yang dinilai memenuhi standar gizi serta pengawasan keamanan pangan. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan hingga distribusi, dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Polres Pesawaran menyatakan akan melanjutkan pelaksanaan program ini sebagai bagian dari pelayanan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

