Phu Quoc, Vietnam, dipilih sebagai titik awal rangkaian Luxury Dining Series 2026 yang digelar Marriott International di sejumlah destinasi Asia. Program tahun ini mengusung tema “Across the Table” dan diklaim bertujuan mendefinisikan ulang pengalaman bersantap mewah, tidak hanya melalui makanan, tetapi juga lewat hubungan antarmanusia, budaya lokal, serta kisah di balik setiap meja.
Pemilihan Phu Quoc dinilai menjadi penanda penting seiring pulau tersebut kian menonjol dalam peta pariwisata resor kelas atas di kawasan. Rangkaian acara di Vietnam dijadwalkan berlangsung pada 5–9 Agustus di JW Marriott Phu Quoc Emerald Bay Resort & Spa, sebelum berlanjut ke Phuket (Thailand), Maladewa, Bali (Indonesia), Kyoto (Jepang), dan ditutup dengan pelayaran menggunakan kapal pesiar Luminara dari The Ritz-Carlton Yacht Collection.
Penyelenggara menyebut musim ketiga Luxury Dining Series akan menekankan pengalaman yang lebih mendalam dibanding format makan malam berbasis pertunjukan. Para koki dijadwalkan bertemu langsung dengan para tamu, berbagi kisah profesional, serta mengeksplorasi bahan, budaya, dan kenangan kuliner dari tiap destinasi.
Wakil Presiden Regional Merek Mewah Marriott International di Asia Pasifik (tidak termasuk China), Oriol Montal, mengatakan program tahun ini dibangun di sekitar pertemuan dan koneksi yang terjalin di meja makan. Menurutnya, pengalaman tersebut melampaui sekadar rasa karena juga mencakup emosi dan dialog.
Di Phu Quoc, sejumlah kegiatan dirancang untuk menyoroti identitas kuliner Vietnam dan bahan-bahan lokal. Salah satu agenda yang disorot adalah sesi minum teh sore oleh koki pastry Rémy Gaulé di French & Co, yang memadukan semangat kue-kue Prancis dengan inspirasi Vietnam.
Program ini juga memperkenalkan pengalaman “makan bersama keluarga Vietnam” bersama seniman kuliner Anh Tuyet dan koki Nguyen Hai Hung, yang ditujukan untuk menceritakan budaya keluarga Vietnam melalui hidangan-hidangan yang familiar.
Untuk segmen santapan mewah, restoran Pink Pearl dijadwalkan menyajikan makan malam delapan hidangan yang disiapkan koki Olivier Elzer dan Summer Lê. Menu tersebut menggabungkan teknik kuliner Prancis dengan bahan serta inspirasi Vietnam.
Kemunculan Phu Quoc sebagai destinasi pembuka juga disebut mencerminkan tren baru dalam pariwisata mewah. Alih-alih berfokus pada kota-kota besar, merek internasional dinilai semakin mencari destinasi yang mampu menceritakan kisahnya sendiri melalui budaya dan pengalaman lokal.

