Lampung Tengah—Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menghadirkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya dalam Festival Kuliner UMKM Kota Gajah 2026 yang digelar di Lapangan Merdeka, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, pada 26–28 Juni 2026.
Dalam ajang tersebut, Pertamina membuka ruang promosi bagi enam UMKM binaan agar lebih dikenal masyarakat sekaligus memperluas peluang pasar. Produk yang ditampilkan antara lain kopi, camilan tradisional, hingga olahan susu kambing.
Festival yang diselenggarakan oleh Titik Kumpul Lampung Tengah ini diikuti sekitar 50 stan UMKM dan menargetkan lebih dari 10.000 pengunjung selama tiga hari. Selain pameran produk kuliner lokal, rangkaian kegiatan juga mencakup pertunjukan seni budaya, pelatihan manajemen bisnis, edukasi literasi keuangan dan digitalisasi UMKM, serta forum jejaring usaha yang mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra potensial.
Enam UMKM binaan Pertamina yang berpartisipasi yakni Aneka Snack Moga Djaya dengan aneka camilan olahan; Marimar Snack yang menawarkan keripik tempe koin dan camilan tradisional; IKM Mulia dengan produk berbahan mocaf, tiwul, serta aneka keripik; Kakanova dengan kue dan keripik pisang aneka rasa; Kopi Kuda Cahaya Lampung dengan kopi bubuk khas Lampung; serta Telaga Rizky yang menghadirkan berbagai olahan susu kambing Etawa.
Selama tiga hari pelaksanaan, keenam UMKM tersebut membukukan omzet lebih dari Rp5 juta. Di antara produk yang dipasarkan, kopi bubuk dari Kopi Kuda Cahaya Lampung disebut menjadi salah satu yang paling diminati pengunjung.
Pemilik Kopi Kuda Cahaya Lampung, Siti Halimah, menilai festival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produknya kepada lebih banyak masyarakat. “Kami bersyukur mendapat kesempatan mengikuti festival ini. Selain membantu memperkenalkan produk kepada pelanggan baru, antusiasme pengunjung terhadap kopi kami juga sangat baik. Terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang terus memberikan ruang bagi UMKM binaan untuk berkembang,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan keterlibatan UMKM binaan dalam berbagai festival merupakan bagian dari komitmen perusahaan memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
“Setiap festival menjadi kesempatan bagi UMKM binaan untuk bertemu langsung dengan konsumen, memperkenalkan kualitas produknya, dan membangun pasar yang lebih luas. Kami berharap pengalaman seperti ini dapat memperkuat kepercayaan diri pelaku UMKM agar terus berkembang, berinovasi, dan naik kelas,” kata Rusminto.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan terus menjalankan program pembinaan dan fasilitasi pemasaran secara berkelanjutan untuk mendukung kemandirian UMKM dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut juga disebut sejalan dengan komitmen perusahaan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar bagi UMKM.

