Seorang penjual tampak sibuk melayani pembeli di Desa Sambiroto RT 05 RW 01, Belah Lor, Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tepatnya di selatan Alun-alun Tayu. Agus (42), pemilik usaha jajanan “Pentol Aja”, terlihat membungkus pesanan pentol untuk pembeli yang datang.
Agus memulai usaha Pentol Aja pada 2022. Ia bercerita, sebelumnya berjualan bakso di dalam Pasar Tayu. Namun, saat pandemi Covid-19, kondisi perekonomian menurun. Dari situ ia memutuskan berjualan di luar pasar menggunakan gerobak.
Menurut Agus, bahan yang digunakan untuk membuat pentol antara lain daging sapi, daging ayam, bawang merah, dan bawang putih. Sementara untuk kuahnya, ia menggunakan kuah bakso.
Ia juga menyebut ada ciri khas yang membedakan Pentol Aja dari pentol lainnya. Pentol berukuran besar berisi daging, sementara sebagian lainnya berisi telur puyuh. Agus mengatakan bumbu yang digunakan memiliki varian asam pedas dan asam manis. Ia menambahkan, pentol dibuat sendiri, termasuk proses menggiling bahan.
Agus berjualan mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB dengan lokasi mangkal di sekitar selatan Alun-alun Tayu. Dari sisi harga, pembeli cukup merogoh kocek mulai Rp3.000 hingga Rp5.000. Agus menjelaskan, pilihan penyajian bisa menggunakan cup atau plastik, namun untuk harga Rp3.000 tidak menggunakan cup.
Selain terjangkau, Pentol Aja diminati karena menawarkan beberapa pilihan rasa. Varian yang tersedia antara lain pentol bumbu kacang, pentol kuah, pentol asam manis, dan pentol asam pedas.

