BERITA TERKINI
Penelitian dan Pameran Kuliner Ikan Ambu Digelar di Majene, Angkat Kearifan Lokal Pesisir

Penelitian dan Pameran Kuliner Ikan Ambu Digelar di Majene, Angkat Kearifan Lokal Pesisir

Majene — Penelitian tentang ikan Ambu yang dipimpin Dr. Nurjirana, S.Kel., akan dipadukan dengan diseminasi hasil riset dan pameran kuliner pada 29 Juni di Dapur Mandar Pamboang, Majene. Kegiatan ini dirancang untuk mendokumentasikan sekaligus melestarikan kearifan lokal dalam pengolahan ikan Ambu, serta memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi masyarakat pesisir setempat.

Riset yang menjadi dasar kegiatan mencakup identifikasi keberadaan ikan Ambu di perairan Majene, pendokumentasian alat tangkap tradisional, serta pengumpulan ragam olahan kuliner khas berbahan hasil laut tersebut. Dr. Nurjirana menekankan bahwa penelitian ini tidak hanya berfokus pada aspek ilmiah, tetapi juga memuat nilai budaya yang penting bagi komunitas pesisir.

Panitia menyebut pameran kuliner dan diseminasi hasil penelitian disusun untuk menjembatani temuan akademis dengan praktik sehari-hari warga. Sejumlah pihak lintas sektor ditargetkan hadir, antara lain Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, akademisi, perwakilan komunitas, serta masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan membuka peluang kolaborasi untuk mengembangkan ikan Ambu sebagai aset budaya sekaligus daya tarik wisata.

Dalam agenda kegiatan, panitia menyiapkan demonstrasi pengolahan tradisional, sesi tanya jawab antara peneliti dan pelaku budaya, serta stan-stan kuliner yang menampilkan variasi hidangan berbahan ikan Ambu. Perwakilan komunitas nelayan menilai kegiatan ini penting agar generasi muda memahami teknik penangkapan dan pengolahan yang diwariskan sehingga tradisi tersebut tidak hilang.

Selain aspek pelestarian, kegiatan ini juga dipandang memiliki potensi ekonomi. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dijadwalkan hadir menyatakan dukungan untuk mengeksplorasi peluang pengembangan wisata kuliner berbasis kearifan lokal, sejalan dengan upaya pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan dan pelestarian budaya.

Panitia mengimbau masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam acara di Dapur Mandar Pamboang. Selain menyajikan hasil penelitian dan ragam kuliner khas, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk merancang langkah pelestarian berikutnya, termasuk dokumentasi lanjutan dan program pembinaan bagi pelaku usaha kuliner lokal.

Melalui kegiatan tersebut, pengetahuan tentang ikan Ambu dan tradisi pengolahannya diharapkan semakin terekam, dihargai, dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya pesisir Majene, sekaligus dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat.