Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan dukungan agar Festival Kuliner Lalampa Toboli di Parigi Moutong ditetapkan sebagai agenda tahunan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat promosi kuliner lokal sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan pemerintah siap memberikan dukungan agar kegiatan tersebut terus berkembang dan semakin dikenal luas. Pernyataan itu disampaikan saat ia menghadiri Festival Kuliner Lalampa Toboli di Parigi Moutong, Minggu.
Festival yang mengusung tema “Warisan Budaya, UMKM Berdaya, Generasi Berkarya” disebut tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner, tetapi juga berpotensi menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi masyarakat. Menurut Anwar, Lalampa Toboli yang telah dikenal luas memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi salah satu ikon wisata kuliner Sulawesi Tengah.
Ia menyoroti ketersediaan lalampa di Toboli yang ada setiap hari sebagai potensi yang perlu terus dikembangkan agar manfaat ekonominya semakin luas dirasakan masyarakat.
Gubernur menjelaskan, festival ini merupakan bagian dari upaya melestarikan warisan budaya, meningkatkan daya saing UMKM, serta memperkuat posisi Toboli sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Sulawesi Tengah. Ia juga menilai kawasan Toboli memiliki peluang untuk berkembang menjadi pusat kuliner sekaligus lokasi persinggahan yang nyaman bagi pengguna jalur Trans Sulawesi.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, pemerintah provinsi mendorong penyediaan fasilitas pendukung seperti rest area, tempat ibadah, area UMKM, serta sarana penunjang lainnya guna meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang melintas. Anwar menyampaikan harapannya agar Toboli tidak hanya menjadi tempat membeli lalampa, tetapi juga lokasi beristirahat dan menikmati suasana.
Selain fasilitas, ia turut mendorong pembangunan ikon atau landmark Lalampa Toboli sebagai identitas kawasan untuk memperkuat citra Toboli sebagai destinasi kuliner unggulan. Ia juga mengapresiasi keramahan masyarakat Toboli yang dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Anwar berharap Lalampa Toboli semakin dikenal di berbagai daerah serta dapat diperkenalkan dalam berbagai kegiatan, termasuk saat menerima tamu dari luar daerah, sebagai salah satu kuliner khas Sulawesi Tengah.

