BERITA TERKINI
Pemprov Kalteng Dorong APJI Kembangkan Kuliner Berbasis Kearifan Lokal

Pemprov Kalteng Dorong APJI Kembangkan Kuliner Berbasis Kearifan Lokal

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan sektor kuliner dan jasa boga sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Sunarti, saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2026 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Selasa (19/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Sunarti mengapresiasi pelaksanaan rakerda yang dinilai menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan sektor kuliner di Kalimantan Tengah. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Sunarti menilai sektor kuliner memiliki potensi besar karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, apabila dikelola dengan baik, sektor ini dapat membuka peluang usaha dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan. Ia juga menekankan bahwa kebutuhan pangan dalam kehidupan sehari-hari dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menggerakkan perekonomian.

Ia menyebut rakerda APJI sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan kuliner khas Kalimantan Tengah yang berbasis sumber daya lokal dan kearifan budaya daerah. Sunarti menambahkan, Kalimantan Tengah tidak hanya memiliki kekayaan alam dan budaya dengan filosofi Huma Betang, tetapi juga menyimpan ragam kuliner tradisional yang berpotensi dikenal lebih luas.

Beberapa makanan tradisional yang disebutkan antara lain Juhu Singkah, Wadi, Kenta, hingga Tepe Dawen Jawau, yang disebut sebagai warisan kuliner turun-temurun masyarakat Dayak. Sunarti menegaskan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan sektor kuliner dan jasa boga, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk APJI, dinilai penting.

Melalui kerja sama tersebut, ia berharap dapat lahir langkah-langkah konkret, seperti peningkatan kapasitas pelaku UMKM kuliner, penerapan standar higienitas jasa boga, serta terciptanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Sunarti menutup pernyataannya dengan ajakan untuk bersama-sama membuktikan bahwa sektor jasaboga dan kuliner dapat menjadi salah satu pilar kebangkitan ekonomi Kalimantan Tengah.