KENDARI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan untuk meningkatkan kesehatan, menekan angka stunting, serta memperkuat sumber daya manusia (SDM) Indonesia sejak dini. Melalui pemberian makanan bergizi, anak-anak penerima manfaat diharapkan dapat belajar lebih fokus, tumbuh sehat, dan memiliki daya saing yang lebih baik di masa depan.
Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kendari, Adriana Musaruddin, menegaskan bahwa MBG berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, bukan pada banyaknya makanan yang dikonsumsi peserta didik sebagai penerima manfaat.
“Melalui program MBG asupan nutrisi yang seimbang diharapkan mampu menunjang tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Adriana dalam dialog di RRI Kendari, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Adriana, pola konsumsi makan bergizi yang diterapkan secara konsisten dapat meningkatkan kesehatan, menekan angka stunting, dan memperkuat SDM sejak dini. Ia berharap pemberian makanan bergizi dapat membantu anak-anak belajar lebih fokus, bertumbuh sehat, serta meningkatkan daya saing mereka di masa mendatang.
Terkait jumlah penerima manfaat di Kota Kendari, Adriana menyebut totalnya tercatat 80.994 jiwa, termasuk guru dan tenaga pendidik yang berjumlah 6.306 peserta.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan satuan pendidikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam membentuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

