Pemerintah Kota Gorontalo meresmikan Kawasan Street Food Kampung Cina Kota Tua di Jalan Jenderal Suprapto, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, pada Sabtu malam (20/6/2026). Kawasan ini menjadi kompleks keempat yang dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui konsep street coffee dan kuliner.
Sebelumnya, Pemkot Gorontalo telah membuka sejumlah kawasan street coffee, antara lain di Kompleks Pasar Sentral, Jalan Pahlawan atau Panjaitan, Jalan Ki Hajar Dewantoro di depan SMA Negeri 4 Gorontalo, serta kawasan Kota Tua di Jalan Jenderal Suprapto. Kehadiran kawasan Kampung Cina Kota Tua disebut memperluas ruang usaha bagi pelaku UMKM dan masyarakat.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengatakan gagasan street coffee yang mulai digelar sejak 2025 telah memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di Kota Gorontalo. Menurutnya, Kota Gorontalo tidak memiliki banyak industri besar yang bisa menjadi penopang utama perekonomian daerah.
Karena itu, pemerintah berupaya menciptakan ruang-ruang ekonomi baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berusaha dan meningkatkan pendapatan. “Kota Gorontalo ini bukan daerah industri. Oleh karena itu, tugas pemerintah adalah menghidupkan perekonomian rakyat,” ujar Adhan saat memberikan sambutan.
Adhan menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat yang memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah. Ia juga mengapresiasi keterlibatan warga dalam berbagai kegiatan ekonomi yang berlangsung di kawasan street coffee.
“Alhamdulillah, masyarakat bersedia ikut terlibat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Pemkot Gorontalo berharap kawasan Street Food Kampung Cina Kota Tua dapat menjadi destinasi baru bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM, sehingga mampu meningkatkan perputaran ekonomi di daerah.

