BERITA TERKINI
Pemkot Gorontalo Gelar Street Food UMKM 8–9 Mei 2026, Ruas Jalan 2 Kilometer Ditutup Sementara

Pemkot Gorontalo Gelar Street Food UMKM 8–9 Mei 2026, Ruas Jalan 2 Kilometer Ditutup Sementara

Pemerintah Kota Gorontalo akan menggelar agenda “Street Food UMKM” dengan memanfaatkan ruas jalan utama sepanjang sekitar 2 kilometer pada akhir pekan ini. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat dan Sabtu, 8–9 Mei 2026, mulai pukul 18.30 hingga 01.00 Wita.

Selama pelaksanaan, akses jalan di lokasi kegiatan akan ditutup sementara dan direncanakan kembali dibuka pada pukul 04.00 Wita. Penutupan dilakukan karena area street food menggunakan setengah badan jalan sepanjang rute yang ditetapkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Gorontalo, Muttaqin Adam, pada Selasa (5/5/2026) mengatakan kegiatan ini disiapkan sebagai wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal. Menurutnya, berbagai stan kuliner akan dihadirkan dan dikelola langsung oleh pelaku UMKM.

Rute kegiatan terpusat di kawasan Kota Selatan, membentang dari Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo di Kelurahan Biawao hingga gerai McDonald di Limba B. Meski melintasi dua kelurahan, seluruh area kegiatan disebut masih berada dalam wilayah Kota Selatan.

Muttaqin menjelaskan konsep ini merupakan gagasan Wali Kota Gorontalo dan berpotensi digelar rutin setiap akhir pekan apabila mendapat respons positif dari masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan menyiapkan sendiri perlengkapan berjualan, seperti tenda, meja, dan kursi, termasuk penataan lapak hingga kegiatan selesai. “Tenda yang digunakan berukuran 4x4 meter dan penempatannya hanya di setengah badan jalan,” kata Muttaqin.

Ia juga mengingatkan agar pedagang tetap menyediakan ruang bagi pengunjung yang melintas, terutama jika menempatkan kursi di depan lapak. “Harus tetap memberi ruang bagi pejalan kaki agar tidak mengganggu arus lalu lintas orang,” ujarnya.

Terkait penempatan lapak, panitia menegaskan tidak ada sistem pemesanan lokasi. “Kami tidak menerima booking tempat. Semua diatur langsung di lokasi oleh panitia,” tegas Muttaqin.

Kegiatan ini terbuka bagi seluruh pelaku UMKM, termasuk yang belum memiliki izin usaha. Pemerintah juga membuka peluang pendampingan pengurusan izin bagi peserta yang belum terdaftar secara resmi.