Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk pemerataan pembangunan melalui rencana perbaikan alun-alun di sejumlah kecamatan, termasuk wilayah Tanggul. Langkah ini ditujukan agar masyarakat di pusat kota maupun wilayah pinggiran dapat menikmati fasilitas publik yang layak dan representatif.
Bupati Jember Muhammad Fawait, Selasa (5/5/26), menyampaikan bahwa pembenahan alun-alun tidak hanya diarahkan sebagai ruang terbuka publik, tetapi juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu fokusnya adalah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain pembenahan fisik, Pemkab Jember juga berencana menghadirkan konsep street food mini di beberapa titik. Salah satunya direncanakan berada di depan kantor kecamatan di wilayah Tanggul. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat kuliner rakyat yang terjangkau sekaligus membuka peluang usaha bagi warga setempat.
Fawait menegaskan, program tersebut merupakan simbol keadilan pembangunan. Menurutnya, seluruh warga Jember telah berkontribusi melalui pembayaran pajak sehingga berhak memperoleh akses yang sama terhadap fasilitas publik.
Ia menambahkan, meski alun-alun di pusat kota Jember saat ini dinilai sudah cukup baik, masyarakat di kecamatan dan wilayah pinggiran tidak boleh tertinggal dalam menikmati hasil pembangunan.
Melalui rencana ini, Pemkab Jember berharap pemerataan pembangunan dapat berjalan lebih berkeadilan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah.

