BERITA TERKINI
Pemkab Banyuwangi dan KAI Hadirkan Sego Tempong sebagai Menu di Kereta Api

Pemkab Banyuwangi dan KAI Hadirkan Sego Tempong sebagai Menu di Kereta Api

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan kuliner khas daerah, Sego Tempong, sebagai menu baru bagi penumpang kereta api. Upaya ini dilakukan untuk mendorong kuliner lokal agar semakin dikenal luas.

Sego Tempong yang disajikan merupakan hasil kreasi pelaku UMKM lokal, di antaranya Warung Mbok Wah dan Srengenge Wetan. Warung Mbok Wah dikenal dengan menu nasi tempong yang menyajikan lalapan dengan sambal ekstra pedas, diracik menggunakan ranti atau tomat lokal. Di kereta api, tersedia tiga varian menu dari Warung Mbok Wah, yakni nasi tempong ayam, udang, dan telur.

Sementara itu, Srengenge Wetan menghadirkan beberapa pilihan menu, seperti ayam lodoh, nasi bakar, plencing ayam, serta nasi tempong ayam. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, seluruh kuliner tersebut dapat dinikmati di kereta api yang memiliki relasi dengan Stasiun Banyuwangi.

Adapun sejumlah kereta api yang melayani relasi Banyuwangi antara lain KA Sangkuriang (Bandung–Ketapang), KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen–Ketapang), KA Wijaya Kusuma (Cilacap–Ketapang), dan KA Logawa (Purwokerto–Banyuwangi).

Meski tergolong baru, menu khas Banyuwangi ini disebut cukup diminati penumpang. Setiap hari, rata-rata 10 hingga 20 porsi terjual habis dalam satu pemberangkatan kereta.

Nyoman menjelaskan, makanan dimasak langsung oleh mitra UMKM, lalu dikirim dari stasiun untuk dijual di layanan restorasi kereta. Program menu baru ini diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik bagi penumpang, sekaligus memberi kesempatan menikmati ragam kuliner Nusantara selama perjalanan.