BERITA TERKINI
Payakumbuh Selatan Luncurkan Program “Seribu Asa Bebas Stunting” Bersamaan Pencanangan Zona Integritas

Payakumbuh Selatan Luncurkan Program “Seribu Asa Bebas Stunting” Bersamaan Pencanangan Zona Integritas

Pemerintah Kecamatan Payakumbuh Selatan resmi meluncurkan inovasi bertajuk “Seribu Asa Bebas Stunting” sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peluncuran program tersebut dirangkai dengan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (4/5/2026).

Wali Kota Payakumbuh melalui Asisten I, Nofriwandi, menegaskan bahwa stunting merupakan isu strategis nasional yang perlu ditangani secara serius karena berdampak langsung terhadap masa depan generasi. Menurutnya, stunting tidak semata-mata terkait tinggi badan, tetapi juga berhubungan dengan kualitas gizi, kesehatan, hingga perkembangan kognitif anak.

“Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, tetapi berkaitan dengan kualitas gizi, kesehatan, hingga perkembangan kognitif anak. Ini menentukan kualitas generasi kita ke depan,” ujar Nofriwandi.

Ia mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Kecamatan Payakumbuh Selatan melalui program “Seribu Asa Bebas Stunting”. Nofriwandi menilai program ini bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Kita ingin melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui keterlibatan semua pihak,” katanya.

Selain kolaborasi lintas elemen, Nofriwandi juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Ia menyebut edukasi mengenai gizi seimbang, pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, serta pola asuh yang tepat menjadi kunci utama dalam pencegahan stunting.

“Peran ibu sangat menentukan. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya asupan gizi dan pola asuh sejak dini,” tegasnya.