BERITA TERKINI
Pameran Promosi Perdagangan di Vinh Long Dorong Jejaring Bisnis dan Pemasaran Produk Lokal

Pameran Promosi Perdagangan di Vinh Long Dorong Jejaring Bisnis dan Pemasaran Produk Lokal

Pameran Promosi Perdagangan yang menampilkan produk industri pedesaan khas dan produk OCOP (Satu Komune Satu Produk) digelar pada 1–8 Juli di Jalan Vo Van Kiet, Kelurahan Long Chau. Mengusung tema “Merayakan 1 tahun berdirinya provinsi: Persatuan - Pembangunan - Melangkah Lebih Jauh,” kegiatan ini menjadi ruang belanja, wisata kuliner, sekaligus ajang membangun jejaring bisnis untuk mempromosikan produk lokal.

Pada malam pembukaan, pameran dipadati pengunjung yang berbelanja dan mencicipi aneka produk. Sejumlah stan menawarkan ragam produk OCOP, produk industri pedesaan khas, makanan khas daerah, kerajinan tangan, produk pertanian olahan, hingga barang konsumsi.

Pameran menghadirkan sekitar 400 stan dari lebih 200 organisasi dan pelaku usaha dari dalam maupun luar provinsi. Area pameran dibagi ke beberapa zona, meliputi pameran umum yang menampilkan capaian ekonomi dan budaya provinsi; zona produk industri pedesaan khas dan OCOP; zona spesialisasi regional; serta stan yang memperkenalkan pariwisata dan kuliner.

Sejumlah pelaku usaha memanfaatkan pameran sebagai kesempatan memperkuat merek, mencari mitra, dan memperluas pasar. Huynh Thi Lan Phuong, perwakilan Koperasi Ekonomi Kebun Hoa Ninh (Komune An Binh), membawa produk olahan dari lengkeng Idor seperti jus lengkeng segar, lengkeng kering, dan lengkeng segar. Ia menyampaikan koperasi memiliki area bahan baku yang stabil untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan secara bertahap menargetkan ekspor. Melalui pameran ini, koperasi berharap menjangkau pelanggan baru serta terhubung dengan distributor untuk memperluas pasar.

Direktur Jenderal Perusahaan A Tuan Khang, Tran Thi Thu Thuy (Kelurahan Phu Khuong), mengatakan perusahaannya menghadirkan 24 jenis rempah, termasuk 14 produk OCOP berbahan baku kelapa lokal. Beberapa produk, seperti sirup rasa kelapa, pasta cabai kelapa, saus jamur tiram, nasi fermentasi, dan kaldu hot pot, disebut telah tersedia di berbagai jaringan ritel besar di seluruh negeri. Menurutnya, pameran menjadi momen untuk memperkenalkan merek, menjalin kemitraan domestik dan internasional, serta mengembangkan pasar ekspor dan sistem distribusi di rantai layanan makanan modern.

Di area pameran produk OCOP di Kelurahan Phu Khuong, Nguyen Thi Minh memperkenalkan lebih dari 300 produk OCOP bintang 3–4 berbahan kelapa, seperti minyak kelapa, lipstik kelapa, masker wajah kelapa, permen kelapa, hingga beragam kerajinan tangan. Ia menilai pameran ini membantu memperluas promosi produk khas lokal kepada konsumen dan turut meningkatkan nilai produk pertanian.

Partisipasi juga datang dari pelaku usaha luar daerah, antara lain dari Kota Can Tho, An Giang, Lam Dong, dan sejumlah provinsi lain yang membawa ratusan produk OCOP, produk industri pedesaan khas, serta makanan khas. Perwakilan perusahaan dari Lam Dong yang mengikuti pameran di Vinh Long untuk pertama kalinya menyatakan ingin memperkenalkan teh cordyceps, kopi, dan kuncup gaharu kepada konsumen di Delta Mekong, sekaligus mencari peluang kerja sama jangka panjang dengan distributor.

Bagi warga setempat, pameran menjadi tujuan rekreasi keluarga. Nguyen Thi Thu (Kelurahan Tan Hanh) mengatakan pengunjung bisa membeli produk OCOP dengan asal yang jelas dan kualitas terjamin, sekaligus menemukan makanan khas dari berbagai provinsi untuk oleh-oleh. Ia juga menyebut adanya pertunjukan budaya pada malam hari yang menambah daya tarik acara.

Selain pameran luring, penyelenggara menonjolkan promosi perdagangan melalui platform digital. Dalam rangkaian kegiatan, dijadwalkan sesi siaran langsung untuk memperkenalkan produk industri pedesaan khas dan produk OCOP pada 1–5 Juli. Setiap sesi berlangsung sekitar dua jam dan melibatkan pembawa acara, KOL, KOC, serta produsen OCOP. Lebih dari 60 produk diperkirakan dipromosikan sepanjang program.

Pada malam pembukaan, Viettel Post bekerja sama dengan TikTok Shop menggelar sesi siaran langsung bertema “Perjalanan produk pertanian Vinh Long - Spesialisasi daerah, kualitas terjamin, asal yang jelas”. Sejumlah produk seperti kelapa lilin kering beku, nektar bunga kelapa, madu, permen pisang, sirup kelapa, serta kerajinan tangan dari eceng gondok diperkenalkan kepada konsumen melalui platform digital.

Menurut penyelenggara, penggabungan ruang pameran tradisional dengan sesi megalive dinilai membantu pelaku usaha menjangkau pengunjung secara langsung sekaligus memperluas pasar di lingkungan digital, sehingga meningkatkan potensi penjualan.

Tran Quoc Tuan, Anggota Komite Tetap Komite Partai Provinsi sekaligus Direktur Departemen Perindustrian dan Perdagangan, menyampaikan provinsi saat ini memiliki lebih dari 970 produk OCOP dan lebih dari 500 produk industri pedesaan khas. Ia menilai kondisi tersebut menciptakan sumber barang yang beragam bagi sistem distribusi, sementara program OCOP dan industri pedesaan khas turut menghasilkan produk berkualitas dan mendukung pembangunan merek lokal.

Pameran ini diharapkan menjadi jembatan antara pelaku usaha dan konsumen, sekaligus memperluas ruang konsumsi yang terhubung dengan transformasi digital. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan disebut terus mendukung pelaku usaha melalui reformasi administrasi, pengembangan e-commerce, dan peningkatan daya saing produk lokal.