Pontianak – Masyarakat yang ingin menikmati atau mengirim oleh-oleh khas Pontianak kini tidak harus pulang kampung. Sejumlah produk kuliner dari Kota Khatulistiwa dapat dikirim ke berbagai daerah di Indonesia seiring layanan pengiriman yang kian mudah dan cepat.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan pihaknya terus berupaya mendukung pelaku usaha lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui layanan logistik yang andal. Menurutnya, Pontianak merupakan salah satu daerah dengan potensi besar dalam pengembangan produk kuliner lokal.
Untuk kebutuhan pengiriman makanan yang memerlukan ketepatan waktu, Lion Parcel menghadirkan layanan BOSSPACK dengan estimasi pengiriman satu hari untuk rute Pontianak–Jakarta. Tarif layanan ini disebut mulai dari Rp25.000 per kilogram.
Selain layanan pengiriman, Lion Parcel juga menghadirkan fitur Kulioner pada aplikasinya. Melalui fitur tersebut, pelanggan dapat membeli berbagai kuliner khas dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Pontianak, untuk kemudian dikirim menggunakan layanan Lion Parcel.
Beberapa produk yang tersedia antara lain kue lapis, chai kue atau choi pan, kue bingke, lempok durian, hingga hekeng.
Dukungan logistik ini dirasakan pelaku usaha kuliner di Pontianak. Pemilik Le Gita Cakes, Djohan Halim, menyampaikan bahwa kue lapis membutuhkan penanganan yang hati-hati serta pengiriman tepat waktu agar kualitasnya tetap terjaga hingga sampai ke pelanggan.
“Sebagai produk makanan, kue lapis membutuhkan penanganan yang lebih hati-hati dan pengiriman yang tepat waktu. Karena itu, kami harus memilih partner logistik yang bisa dipercaya agar produk sampai dengan aman dan pelanggan tetap puas. Saya sudah menggunakan Lion Parcel cukup lama karena pengirimannya cepat dan aman. Yang paling saya apresiasi adalah timnya yang responsif, jadi kami bisa bekerja sama dengan baik untuk melayani pelanggan dan mengembangkan bisnis,” kata Djohan.
Rahmi Puspita Sari, Head Admin La Gramma, juga menilai layanan pengiriman menjadi bagian penting dalam operasional usaha, terutama saat permintaan meningkat pada momen perayaan seperti Imlek dan Idulfitri. Ia menyoroti fasilitas penjemputan gratis yang terjadwal setiap hari.
“Lion Parcel sangat membantu, terutama fasilitas free pick up yang terjadwal setiap hari. Jadi tim kami bisa lebih fokus pada produksi dan melayani pelanggan. Selain itu, ketika volume pengiriman sedang tinggi dan ada kendala tertentu, Lion Parcel juga sangat responsif dalam membantu mencari solusi sehingga proses pengiriman tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik toko oleh-oleh Alfa Lim, Lim Mui Hong, mengatakan permintaan pengiriman ke luar daerah terus meningkat, terutama dari warga Pontianak yang merantau maupun pelanggan yang ingin mengirimkan oleh-oleh kepada keluarga dan kerabat di kota lain. Ia menyebut pengiriman terbanyak sejauh ini masih ke Jakarta.
“Sekarang banyak pelanggan yang beli terus dikirim ke luar kota, atau warga sini yang sudah merantau dan menghubungi saya untuk beli. Sejauh ini pengiriman paling banyak masih ke Jakarta. Saya selalu pakai Lion Parcel, karena selain pelayanannya baik, saya sudah dekat juga dengan timnya karena langganan sejak dulu. Kalau ada kiriman, tinggal hubungi aja. Mereka akan jemput,” kata Lim.
Pondi, pemilik toko oleh-oleh Along, menyampaikan layanan pengiriman yang cepat dan harga yang kompetitif membantunya menjangkau pasar yang lebih luas hingga berbagai wilayah di Indonesia. “Sejauh ini pakai Lion Parcel aman, harga juga kompetitif dengan pengiriman tepat waktu,” ujarnya.
Dengan dukungan layanan logistik yang semakin andal, pelaku usaha kuliner dan oleh-oleh di Pontianak memiliki peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk khas daerah ke berbagai kota. Di sisi lain, kemudahan distribusi juga memudahkan masyarakat menikmati cita rasa khas Pontianak dari berbagai daerah.

