BERITA TERKINI
Olahan Ubi UMKM Sergai Jadi Buruan Pengunjung di Paviliun PRSU ke-50

Olahan Ubi UMKM Sergai Jadi Buruan Pengunjung di Paviliun PRSU ke-50

Paviliun Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 ramai dikunjungi ratusan orang sepanjang akhir pekan. Berbagai produk kuliner lokal, terutama camilan ringan berbahan dasar ubi hasil olahan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menjadi yang paling banyak diminati pengunjung.

Staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sergai sekaligus pemandu paviliun, Bahriani Meiwa, mengatakan lonjakan pengunjung terjadi sangat signifikan pada Sabtu dan Minggu. Menurutnya, camilan tradisional seperti rengginang ubi dan opak menjadi produk utama yang paling banyak diburu.

“Pengunjung meledak pada Sabtu dan Minggu kemarin. Produk UMKM berupa snack ringan berbahan ubi serta rengginang adalah yang paling banyak peminatnya. Selain itu, dodol, roti kacang, serta kerajinan tangan seperti tas purun juga sangat diminati selama empat hari pameran ini berlangsung,” ujar Bahriani Meiwa saat ditemui di Paviliun Sergai, Senin, 6 Juli 2026.

Bahriani yang didampingi rekan-rekannya, Dito Triwahyudi, Hawa, dan Wahyu Sigalingging, merinci bahwa produk opak yang dipamerkan memiliki sejumlah variasi. Di antaranya opak mentega, opak lidah, opak sayur, hingga opak koin. Sementara itu, rengginang ubi tersedia dalam dua varian, yakni rasa original dan ubi ungu.

Selain camilan olahan ubi, paviliun tersebut juga menampilkan komoditas lain yang menarik perhatian pengunjung, seperti minyak goreng kemasan jernih seharga Rp20.000 per liter, jamur tiram asal Kecamatan Dolok Masihul, serta salak pondoh dari Kecamatan Bintang Bayu.

Paviliun Sergai tidak hanya menampilkan sektor kuliner dan kerajinan tangan, tetapi juga mempromosikan potensi daerah lainnya, termasuk wisata alam seperti olahraga arung jeram serta peluang investasi di sektor pertanian. Upaya promosi ini disebut sejalan dengan komitmen Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya dalam mendorong promosi potensi daerah secara masif pada PRSU ke-50 yang mengusung tema “Harmoni Emas”.